kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Tim Transisi paparkan model kenaikan BBM subsidi


Rabu, 24 September 2014 / 20:21 WIB
ILUSTRASI. Jus wortel bermanfaat mengelola gula darah.


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Anggota Kelompok Kerja (Pokja) Anggaran Pendapatan dan Belanja (APBN) Tim Transisi Joko Widodo-Jusuf Kalla Arif Budimanta mengatakan, pihaknya tengah mematangkan skema kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.

Ia menyebut terdapat beberapa model kenaikan harga. Meski demikian, Arif mengaku saat ini Tim Transisi masih menyimulasikan model pengalihan subsidi BBM. Tujuannya adalah guna mengetahui besaran dan model kenaikan harga BBM bersubsidi.

"Persoalan pengalihan subsidi khususnya BBM sampai saat ini memang kita masih lakukan simulasi. Ini karena impact proses pengalihan harus dilakukan presisi berapa kenaikan harga, model kenaikan subsidi itu," kata Arif ketika ditemui di Rumah Cemara 19, Rabu (24/9/2014).

Adapun model kenaikan harga BBM bersubsidi tersebut adalah subsidi tetap dan kenaikan harga secara gradual atau bertahap. "Model subsidi tetap atau kenaikan gradual rendah menimbulkan dampak inflasi rendah juga," ujar Arif.

Dia menjelaskan, subsidi dipatok pada angka tertentu. Sehingga, harga BBM bersubsidi akan berubah jika ada perubahan kurs dan kenaikan harga minyak. Adapun kenaikan bertahap diharapkan memiliki dampak inflasi yang cenderung kecil.

Apabila dampak inflasi kecil, maka peningkatan angka kemiskinan dapat diminimalisir dan daya beli masyarakat tak banyak terganggu. "Karena ini terkait setiap kenaikan inflasi kemiskinan akan timbul," jelas Arif. (Sakina Rakhma Diah Setiawan)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×