kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

Harga BBM subsidi naik tak lebih dari Rp 3.000


Selasa, 23 September 2014 / 16:29 WIB
ILUSTRASI. Manfaat pare untuk kesehatan tubuh.


Reporter: Agus Triyono | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi pada pemerintahan Jokowi-JK tidak akan lebih besar dari Rp 3.000 per liter. Menurut Deputi Tim Transisi Jokowi-JK Hasto Kristiyanto, angka Rp 3.000 per liter adalah batas psikologi kenaikan harga BBM yang dipandang aman untuk rakyat Indonesia.

"Kenaikan BBM belum pernah melebihi Rp 3.000 itu yang kita sedang lihat," kata Hasto di Rumah Transisi Jokowi-JK, Selasa (23/9). Jokowi sebelumnya dikabarkan akan menaikkan harga BBM subsidi pada November 2014 mendatang.

Meskipun sudah mendapat gambaran atas batas kenaikan harga yang akan dilakukan, Hasto mengatakan, sampai saat ini kenaikan harga BBM bersubsidi belum final. Jokowi-JK masih menghimpun masukan dari berbagai kalangan mengenai kenaikan harga BBM yang akan dilakukan.

Selain itu, pihaknya juga masih mencoba untuk mencari alternatif agar kenaikan BBM yang dilakukan nantinya tidak membebani masyarakat. "Semua belum diputuskan, kajian masih terus jalan sambil mencari alternatif  lain," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×