kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.764.000   -5.000   -0,18%
  • USD/IDR 17.680   99,00   0,56%
  • IDX 6.599   -124,08   -1,85%
  • KOMPAS100 874   -18,96   -2,12%
  • LQ45 651   -6,79   -1,03%
  • ISSI 238   -4,84   -1,99%
  • IDX30 369   -2,15   -0,58%
  • IDXHIDIV20 456   0,25   0,05%
  • IDX80 100   -1,80   -1,77%
  • IDXV30 128   -1,20   -0,93%
  • IDXQ30 119   -0,20   -0,17%

Tim DVI hari ini mulai identifikasi korban kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ-182


Senin, 11 Januari 2021 / 00:36 WIB
ILUSTRASI. Petugas Basarnas membawa kantung jenazah korban kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ-182 rute Jakarta - Pontianak di Dermaga JICT, Jakarta, Minggu (10/1/2021). Sebanyak 306 orang terlibat di Tim DVI mengidentifikasi korban. KONTAN/Fransiskus Simbolon


Reporter: Syamsul Ashar | Editor: Syamsul Azhar

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tim Disaster Victim Identification (DVI) akan mulai bekerja hari ini Senin 11 Januari 2020 untuk mengidentifikasi korban kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ-182.

Tim DVI ini akan mengumpulkan data post mortem, dan ante mortem korban kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ-182 

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Rusdi Hartono Minggu (10/1) petang menjelaskan, Tim DVI mengerahkan sebanyak 306 personel untuk mengidentifikasi korban kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ-182.

Tim DVI untuk mengidentifikasi korban kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ-182 ini berasal dari personel Kepolisian Republik Indonesia (Polri), Tentara Nasional Indonesia (TNI) Kementerian Kesehatan, dan Ikatan Dokter Ahli Forensik Indonesia.

Menurut Rusdi, hingga Minggu (10/1) sore, RS R. Said Suknanto telah menerima sampel DNA dari 21 keluarga korban Sriwijaya Air SJ-182, dan sebanyak 7 kantong jenazah dari tim Basarnas.

"Mulai Senin (11/1) Tim DVI akan memulai tugas untuk melakukan identifikasi dari 7 kantong jenazah," katanya Rusdi Hartono.

Seperti kita ketahui Tim Disaster Victim Identification (DVI) Pusat Kedokteran dan Kesehatan Mabes Polri telah menyiapkan operasi identifikasi korban kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ-182 jurusan Jakarta-Pontianak di perairan Kepulauan Seribu.

Tim ini yang akan melakukan identifikasi korban-korban kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ-182 dari jasad yang ditemukan, maupun identifikasi yang dicocokkan dengan data dari keluarga korban.

SELANJUTNYA>>>




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×