kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.526   26,00   0,15%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Tiga komoditas akan sumbang inflasi September


Kamis, 26 September 2013 / 13:35 WIB
ILUSTRASI. Promo Indomaret 16-31 Mei 2022


Reporter: Margareta Engge Kharismawati |

JAKARTA. Inflasi di bulan September diprediksi pemerintah akan lebih rendah dibanding Agustus yang mencapai 1,12%.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS) Sasmito Hadi Wibowo mengatakan ada tiga komoditas yang akan menjadi penyumbang inflasi September. Komoditas tersebut yaitu emas, daging ayam, dan tempe.

"Ini dari perkembangan kemarin," ujar Sasmito di Jakarta, Kamis (26/9).

Meskipun begitu, Sasmito masih enggan memberi tahu berapa inflasi yang akan terjadi di September. “Yang pasti, akan kecil,” terangnya.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Chatib Basri memprediksi inflasi di September akan berada di bawah 0,5%. Ini dikarenakan efek dari kenaikan BBM sudah habis.

Bahkan, Bank Indonesia (BI) sendiri memprediksi akan terjadi deflasi. Perkiraan BI ini mengacu pada hasil survei pada minggu kedua September yang memperlihatkan kecenderungan itu. Selain faktor dampak BBM yang mulai hilang, harga bahan pangan juga turun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×