kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.750.000   10.000   0,36%
  • USD/IDR 17.716   8,00   0,05%
  • IDX 6.522   -3,87   -0,06%
  • KOMPAS100 849   -0,16   -0,02%
  • LQ45 642   -2,30   -0,36%
  • ISSI 229   0,82   0,36%
  • IDX30 358   -1,72   -0,48%
  • IDXHIDIV20 434   -2,64   -0,60%
  • IDX80 97   -0,07   -0,07%
  • IDXV30 121   -0,37   -0,30%
  • IDXQ30 113   -0,61   -0,54%

Tiga fokus pemerataan ekonomi tahun ini


Rabu, 16 Agustus 2017 / 15:57 WIB


Reporter: Ramadhani Prihatini | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Pemerintah mengklaim laju ekonomi bergerak lebih cepat sejak 2016. Didorong dengan upaya percepatan pembangunan. Percepatan pembangunan dilakukan tak hanya dalam infrastruktur fisik, namun pada infrastruktur sosial.

Pada tahun 2017, Presiden Joko Widodo (Jokowi) bertekad menjadikan pemerataan ekonomi yang berkeadilan sebagai fokus utama pembangunan. Kebijakan itu utamanya mencakup beberapa langkah.

Pertama, redistribusi aset melalui pemberian hak pengelolaan tanah terlantar kepada masyarakat. Jokowi bilang hal ini agar dapat dikelola dan dimanfaatkan secara lebih produktif. Serta legalisasi tanah melalui percepatan sertifikasi tanah-tanah milik rakyat.

Kedua, penguatan akses rakyat untuk mendapatkan modal, melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR). Hal ini diharapkan menjangkau semakin banyak masyarakat, semakin besar jumlahnya, dan semakin mudah cara memperolehnya.

Ketiga, peningkatan keterampilan masyarakat, melalui program pendidikan kejuruan, serta pendidikan dan pelatihan vokasi secara masif.

"Selain itu juga dilakukan percepatan deregulasi ekonomi dengan mengeluarkan beberapa paket kebijakan ekonomi,"kata Jokowi, Rabu, Jakarta (16/8).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×