kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.616.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 18.111   28,00   0,15%
  • IDX 6.186   94,98   1,56%
  • KOMPAS100 811   14,88   1,87%
  • LQ45 619   12,34   2,03%
  • ISSI 214   3,34   1,59%
  • IDX30 349   7,21   2,11%
  • IDXHIDIV20 430   7,44   1,76%
  • IDX80 93   1,76   1,94%
  • IDXV30 117   2,05   1,78%
  • IDXQ30 112   2,25   2,06%

Tifatul tak diundang merapat ke Menko malam ini


Jumat, 21 Juni 2013 / 18:55 WIB
ILUSTRASI. Jumlah harta bersih peserta tax amnesty jilid II mencapai Rp 1,39 triliun per Selasa (11/1).


Reporter: Noverius Laoli | Editor: Amal Ihsan

JAKARTA. Para menteri Kabinet Indonesia Bersatu II akan merapat ke kantor Kementerian Perekonomian malam ini. Mereka akan menemani Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik mengumumkan kenaikan harga BBM bersubsidi pukul 22.00 WIB.

Cuma, ternyata ada menteri yang tak diundang merapat ke Lapangan Banteng. Siapa lagi kalau bukan Menteri Komunikasi dan Informasi Tifatul Sembiring. Menteri dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengaku tak mendapat undangan untuk menemani Jero mengumumkan kenaikan harga BBM.  

Tidak diundangnya Tifatul jelas menimbulkan tanda tanya besar. Sebab, Kementerian Komunikasi dan Informasi sangat terkait dengan tugas sosialisasi kenaikan harga BBM. Apalagi sebelumnya, beredar isu, bahwa kenaikan harga BBM akan diumumkan di Kemenkominfo.

Tifatul bilang, isu itu beredar di media sosial seperti twitter. Meski demikian, Tifatul mengatakan mendukung penuh kenaikan harga BBM dan saat ini tengah gencar melakukan sosialisasi. "Kalau diminta ikut datang dan menemani, saya juga bersedia," katanya.

Apakah Tifatul tak diundang lantaran ia menteri dari PKS yang menolak kenaikan haga BBM? Tifatul membantah. Menurutnya, belum ada permintaan atau pun keputusan apa pun dari Presiden soal statusnya. Demikian juga dari PKS, belum ada rencana menarik tiga menterinya dari kabinet.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×