kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Tifatul Sembiring siap letakan jabatan Menkominfo


Rabu, 05 Juni 2013 / 10:56 WIB
ILUSTRASI. Rekor produksi bulanan baja lembaran dingin atau Cold Rolled Coil (CRC) oleh PT Krakatau Steel Tbk (KRAS).


Reporter: Adhitya Himawan |

JAKARTA. Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) sekaligus Mantan Presiden PKS Tifatul Sembiring mengaku siap mundur dari Kabinet jika PKS bersikukuh menolak kenaikan BBM. Namun Tifatul menegaskan ia akan mundur jika Presiden SBY Setuju.

Ketika dijumpai KONTAN sebelum Raker Komisi I di Gedung DPR, Rabu, (5/6), Tifatul menegaskan bahwa dirinya sebagai Menkominfo tidak pernah berbeda sikap dengan Presiden SBY. Terkait masalah kenaikan BBM, ia mengaku sudah berbicara dengan Ketua Majelis syuro PKS Ustad Hilmi Aminuddin.

"Sudah ada pertemuan Ustad Hilmi dengan Pak SBY sekitar dua hari lalu. Ini mungkin masalah sosialisasi. Nanti akan ada rapat DPP yang diperluas dengan mengajak Fraksi supaya satu sikap," kata Tifatul.

Meski demikian, Tifatul tak menampik kemungkinan DPP PKS akan tetap ngotot menolak kebijakan kenaikan BBM yang dilakukan pemerintah. Jika ini terjadi dirinya siap untuk mengundurkan dari jabatan Menteri Komunikasi dan Informatika. Namun, menurutnya, itu semua bergantung keputusan Presiden. "Kalau presiden menyetujui. Karena itu memang hak prerogatif presiden," kata Tifatul.

Sebagaimana diketahui, sikap PKS yang kerap berseberangan dengan pemerintah semakin membuat geram partai koalisi. Ketua Fraksi Demokrat Nurhayati Ali Assegaf bahkan terang-terangan menuding PKS sebagai partai munafik karena kerap berbeda sikap ketika dalam Rapat Setgab Koalisi dengan di luar Koalisi. "Sebagai partai Islam, sikap berbeda di dalam dan di luar menunjukkan sikap munafik,” kata Nurhayati di Rumah Dinas Wakil Presiden Boediono, (4/6).

Menanggapi tudingan ini, Tifatul memilih berkelita. "Nanti saya cek dulu apa benar beliau ngomong begitu,” kata Tifatul sambil memasuki ruang rapat Komisi I.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×