kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Thailand harap jual beli beras diteken Agustus


Kamis, 21 Juni 2012 / 11:08 WIB
ILUSTRASI. Ahmad Riza Patria, Wakil Gubernur DKI Jakarta di Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat. 


Reporter: Edy Can, Bloomberg | Editor: Edy Can

JAKARTA. Pemerintah Thailand berharap perjanjian jual beli beras dengan pemerintah Indonesia bisa disepakati dalam dua bulan mendatang atau Agustus nanti. Kesepakatan ini sebagai tindak lanjut nota kesepahaman jual beli beras yang diteken pada Februari lalu.

Dalam nota kesepahaman itu, Thailand akan menjual sebanyak 1 juta ton beras ke Indonesia. Menteri Perdagangan Thailand Boonsong Teriyapirom mengatakan pemerintahnya berencana menjual beras sebanyak 300.000 ton dalam skema government to government pada semester pertama 2012.
Menurut Teriyapirom, Thailand ingin menjual sebanyak 3 juta ton beras dalam skema government to government pada tahun ini.

Dua hari lalu (19/6), Wakil Menteri Pertanian Rusman Heriawan menegaskan, pemerintah belum memutuskan akan mengimpor beras tahun ini dari Thailand. Dalam pertemuan besok, kedua negara tidak hanya membicarakan masalah beras tapi perdagangan secara umum. "Seandainya membicarakan beras, pemerintah tetap tidak langsung memutuskan impor dari Thailand karena memiliki pertimbangan seperti produksi dalam negeri," katanya kemarin.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×