kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.770.000   11.000   0,40%
  • USD/IDR 18.060   -17,00   -0,09%
  • IDX 5.692   -147,63   -2,53%
  • KOMPAS100 754   -18,04   -2,34%
  • LQ45 567   -14,29   -2,46%
  • ISSI 199   -4,04   -1,99%
  • IDX30 321   -7,87   -2,39%
  • IDXHIDIV20 396   -10,45   -2,57%
  • IDX80 85   -1,87   -2,15%
  • IDXV30 108   -3,45   -3,10%
  • IDXQ30 104   -2,46   -2,31%

Tertekan Inflasi, BI Catat Optimisme Konsumen Turun pada Juni 2022


Jumat, 08 Juli 2022 / 15:47 WIB
ILUSTRASI. Konsumen berbelanja pada sebuah supermarket di Tangerang Selatan, Jumat (3/6/2022). Tertekan Inflasi, BI Catat Optimisme Konsumen Turun pada Juni 2022.


Reporter: Dendi Siswanto | Editor: Noverius Laoli

Pertama, angka kasus harian Covid-19 yang menunjukkan kenaikan. Hingga Kamis (7/7), ada penambahan 2.881 kasus positif Covid-19 di Indonesia. Penambahan tersebut membuat jumlah kasus di Tanah Air sejak Maret 2020 berubah menjadi 6.103.552 kasus.

Faisa bilang, peningkatan kasus tersebut tidak akan terlalu berdampak kepada optimisme ke depan apabila program vaksinasi terus digencarkan.

Baca Juga: Kasus Covid-19 Turun, Keyakinan Konsumen Naik

"Kemungkinan dampaknya tidak besar karena vaksinasi tetap berjalan," jelasnya.

Kedua, hal yang harus diantisipasi oleh pemerintah adalah tingkat inflasi. Hal ini bercermin dari IKK Juni 2022 yang mengalami penurunan jika dibandingkan pada bulan sebelumnya. Menurutnya, apabila inflasi terus melonjak naik, dikhawatirkan akan mempengaruhi daya beli masyarakat.

"Yang kedua akan lebih besar jika inflasi terus meningkat karena akan mempengaruhi daya beli," tandasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×