kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.884.000   16.000   0,56%
  • USD/IDR 17.206   48,00   0,28%
  • IDX 7.634   12,62   0,17%
  • KOMPAS100 1.054   2,19   0,21%
  • LQ45 759   1,54   0,20%
  • ISSI 277   0,40   0,14%
  • IDX30 403   0,28   0,07%
  • IDXHIDIV20 490   1,86   0,38%
  • IDX80 118   0,34   0,29%
  • IDXV30 139   0,96   0,70%
  • IDXQ30 129   0,30   0,23%

Terpopuler: Putri Tanjung jadi staf khusus termuda, Realme 5s mulai Rp 1,96 juta


Jumat, 22 November 2019 / 07:06 WIB
ILUSTRASI. Putri Indahsari Tanjung, anak Chairul Tanjung.


Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Jelang akhir tahun, simak rekomendasi untuk rebalancing portofolio

Menjelang akhir tahun, investor melakukan rebalancing portofolio yang dimiliki. Head of Investment Avrist Asset Management Farash Farich melihat, saham menjadi jenis investasi yang menarik di akhir tahun ini. Sebab, pada umumnya saham akan mengalami kenaikan.

Walaupun harga saham diprediksi akan meningkat, idealnya investor  tetap memikirkan jangka panjangnya. "Memilih saham atau reksadana saham dengan fundamental baik, valuasi tidak mahal dan likuiditas tinggi," kata Farash ketika dihubungi Kontan.co.id, Kamis (21/11).

Artikel Selengkapnya: Jelang akhir tahun, simak rekomendasi untuk rebalancing portofolio

Harga komoditas masih lesu, simak rekomendasi saham emiten batubara

Beberapa emiten batubara mencatatkan kinerja yang kurang apik sepanjang kuartal III 2019. Lemahnya harga batubara menjadi biang kerok dari turunnya kinerja emiten yang bergerak di sektor penambangan emas hitam ini

PT Bukit Asam Tbk (PTBA) misalnya, harus merelakan laba bersihnya turun 21,08% menjadi  Rp 3,10 triliun. Padahal, pada periode kuartal III 2018 laba bersih PTBA mencapai angka Rp 3,93 triliun.

Artikel Selengkapnya: Harga komoditas masih lesu, simak rekomendasi saham emiten batubara

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×