kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.729.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.734   15,00   0,08%
  • IDX 6.255   247,31   4,12%
  • KOMPAS100 831   37,01   4,66%
  • LQ45 625   27,23   4,56%
  • ISSI 213   7,03   3,41%
  • IDX30 354   15,20   4,48%
  • IDXHIDIV20 435   17,42   4,17%
  • IDX80 94   4,30   4,80%
  • IDXV30 116   2,90   2,56%
  • IDXQ30 114   4,59   4,21%

Tenaga pendidik mulai divaksinasi Covid-19


Rabu, 24 Februari 2021 / 13:10 WIB
Presiden Joko Widodo bersama Mendikbud dan Gubernur DKI memberikan keterangan saat pelaksanaan vaksinasi bagi tenaga pendidik di SMA Negeri 70 Jakarta, Rabu (24/2).


Reporter: Abdul Basith Bardan | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Vaksinasi Covid-19 untuk tenaga pendidik mulai digelar. Presiden Joko Widodo meninjau pelaksanaan vaksinasi bagi tenaga pendidik di SMA Negeri 70 Jakarta. 

Tak hanya di Jakarta, vaksinasi bagi tenaga pendidik juga dilakukan di seluruh provinsi di Indonesia.

"Kita harapkan nanti setelah provinsi DKI Jakarta semua provinsi juga melakukan hal yang sama," ujar Jokowi saat meninjau pelaksanaan vaksinasi, Rabu (24/2).

Jokowi bilang tenaga pendidikan merupakan prioritas dalam vaksinasi Covid-19. Ditargetkan sebanyak 5 juta tenaga pendidik akan divaksinasi hingga bulan Juni.

Target tersebut dibuat untuk mengejar rencana dibuka kembalinya pembelajaran tatap muka. Sejak pandemi Covid-19 pada Maret tahun 2020 lalu, kegiatan belajar mengajar dilakukan secara virtual.

Baca Juga: Vaksinasi Covid-19 lansia bisa digelar door to door? Begini penjelasan Satgas

"Sehingga bulan Juli saat mulai ajaran baru semuanya bisa berjalan normal kembali," terang Jokowi.

Sebagai informasi tenaga pendidik merupakan salah prioritas penerima vaksin pada tahap kedua. Tahap kedua vaksinasi diberikan bagi pekerja sektor publik dan lanjut usia (lansia).

Sebelumnya vaksinasi telah diberikan kepada tenaga kesehatan pada tahap pertama. Total target vaksinasi di Indonesia sebanyak 181,5 juta orang.

Selanjutnya: Penelitian anyar: Vaksin efektif mengurangi risiko tertular virus corona hingga 85%

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×