kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.528   -2,00   -0,01%
  • IDX 6.731   -127,77   -1,86%
  • KOMPAS100 896   -20,15   -2,20%
  • LQ45 658   -11,38   -1,70%
  • ISSI 243   -4,60   -1,86%
  • IDX30 372   -4,88   -1,29%
  • IDXHIDIV20 455   -5,93   -1,29%
  • IDX80 102   -1,90   -1,83%
  • IDXV30 130   -2,02   -1,53%
  • IDXQ30 119   -1,22   -1,01%

Temui Sekjen PBB, Menlu Lapor Presiden Bakal Hadir Dalam Pertemuan Perdanan BoP


Rabu, 18 Februari 2026 / 10:41 WIB
Temui Sekjen PBB, Menlu Lapor Presiden Bakal Hadir Dalam Pertemuan Perdanan BoP
ILUSTRASI. Menteri Luar Negeri Menemui Sekjen PBB Lapor Presiden Bakal Hadir Dalam Pertemuan Perdanan BoP (Dok Kemenlu/Kementerian Luar Negeri)


Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA.  Menteri Luar Negeri Sugiono melakukan pertemuan bilateral dengan Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) António Guterres pada Selasa (17/2/2026) di Markas Besar PBB, New York.

Pada kesempatan itu, Sugiono menyampaikan konfirmasi partisipasi Presiden Prabowo Subianto dalam pertemuan Dewan Perdamaian (Board of Peace) bersama sejumlah pemimpin dunia. 

Sugiono menekankan bahwa partisipasi Indonesia merupakan wujud komitmen untuk mendorong perdamaian yang adil dan berkelanjutan, sekaligus memastikan pelaksanaan Board of Peace bersinergi dengan upaya yang tengah dilakukan PBB.

Baca Juga: Bertemu Wakil Palestina di PBB, Menlu Sugiono Tegaskan Dukungan ke Palestina

“Posisi kami jelas: keterlibatan Indonesia dalam Board of Peace sepenuhnya dipandu oleh Piagam PBB, visi Solusi Dua Negara, serta Resolusi Dewan Keamanan PBB 2803 (2025),” ujar Sugiono dalam keterangan resminya, Selasa (17/2/2026). 

Lebih lanjut, ia kembali menegaskan komitmen Indonesia untuk menggunakan berbagai platform dan mekanisme multilateral yang tersedia guna mendorong solusi yang adil dan berkelanjutan bagi perjuangan rakyat Palestina.

"Indonesia, meyakini bahwa sistem multilateral adalah pilar utama dalam menjaga perdamaian dan menegakkan hukum internasional," tambah Sugiono. 

Sementara itu, Guterres mengapresiasi kehadiran Sugiono di New York dan komitmen Indonesia yang secara konsisten mendukung perdamaian di Palestina. 

Lebih lanjut, ia juga menyampaikan keprihatinannya terhadap situasi di Tepi Barat yang secara terang-terangan melanggar hukum internasional dan resolusi PBB terkait.

Oleh karenanya, ia menilai penting bagi negara-negara Muslim, termasuk Indonesia sebagai negara berpenduduk Muslim terbesar di dunia, untuk memainkan peran konstruktif dalam Board of Peace.

Selain membahas isu Palestina, kedua pihak juga bertukar pandangan mengenai perkembangan situasi keamanan dan pembangunan global, termasuk berbagai isu strategis di kawasan. Dalam konteks ini, Guterres memandang Indonesia

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×