kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.837.000   27.000   0,96%
  • USD/IDR 16.991   62,00   0,37%
  • IDX 7.097   -67,03   -0,94%
  • KOMPAS100 977   -12,33   -1,25%
  • LQ45 719   -12,76   -1,74%
  • ISSI 250   -1,82   -0,73%
  • IDX30 391   -7,50   -1,88%
  • IDXHIDIV20 489   -9,60   -1,93%
  • IDX80 110   -1,54   -1,38%
  • IDXV30 134   -2,11   -1,54%
  • IDXQ30 128   -2,18   -1,68%

Tekanan inflasi November 2021 diperkirakan meningkat, ini penyebabnya


Senin, 11 Oktober 2021 / 17:02 WIB
Tekanan inflasi November 2021 diperkirakan meningkat, ini penyebabnya
ILUSTRASI. ILUSTRAI PENINGKATAN HARGA KONSUMEN. KONTAN/Fransiskus SImbolon


Reporter: Bidara Pink | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tekanan peningkatan harga (inflasi) tingkat pedagang eceran pada November 2021 diperkirakan meningkat. 

Kepala Grup Departemen Komunikasi BI Muhamad Nur mengatakan, ini tercermin dari Indeks Ekspektasi Harga (IEH) Umum bulan November 2021 yang sebesar 124,8 atau lebih tinggi dibandingkan 123,0 pada bulan sebelumnya. 

“Responden menyatakan hal tersebut masih dipengaruhi oleh kenaikan harga bahan baku sejak Juli 2021 dan Agustus 2021,” ujar Muhamad dalam laporannya, Senin (11/10). 

Baca Juga: Harga komoditas naik, begini efeknya terhadap APBN menurut Bahana TCW

Sejalan dengan hal itu, para responden memperkirakan penjualan eceran pada November 2021 mengalami penurunan. 

Ini tercermin dari Indeks Ekspektasi Penjualan (IEP) November 2021 yang sebesar 128,7, atau menurund ari 142,9 pada bulan sebelumnya. 

Penurunan penjualan ini diperkirakan oleh permintaan yang lebih terbatas dan keadaan cuaca yang tidak mendukung. 

Selanjutnya: Konsumen optimistis akan kondisi ekonomi 6 bulan ke depan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×