CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.604.000   4.000   0,15%
  • USD/IDR 17.627   61,00   0,35%
  • IDX 6.541   -47,96   -0,73%
  • KOMPAS100 858   -8,05   -0,93%
  • LQ45 650   -6,26   -0,95%
  • ISSI 227   -3,10   -1,35%
  • IDX30 361   -3,60   -0,99%
  • IDXHIDIV20 450   -2,93   -0,65%
  • IDX80 98   -0,98   -0,99%
  • IDXV30 125   -0,95   -0,75%
  • IDXQ30 116   -1,19   -1,02%

Tarif Impor AS Mengancam, Indonesia Ajak ASEAN Satukan Sikap


Selasa, 08 April 2025 / 20:25 WIB
Tarif Impor AS Mengancam, Indonesia Ajak ASEAN Satukan Sikap
ILUSTRASI. Menko Perekonomian Airlangga Hartarto saat dialog dengan para pelaku ekonomi di Jakarta, Selasa (8/4/2025).


Reporter: Vatrischa Putri Nur | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menerapkan tarif impor resiprokal terhadap Indonesia sebesar 32%. Menyikapi hal ini, Pemerintah Indonesia memilih menempuh jalur negosiasi.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menyatakan bahwa negara-negara ASEAN secara kolektif mencatat surplus neraca perdagangan yang cukup besar terhadap AS, mencapai US$ 239,9 miliar.

Baca Juga: Emiten Komponen Otomotif Berpotensi Tertekan Imbas Kebijakan Tarif Impor AS

Dari kawasan ASEAN, Vietnam mencatatkan surplus tertinggi dengan nilai mencapai US$ 129,4 miliar. Sementara itu, satu-satunya negara ASEAN yang mengalami defisit perdagangan terhadap AS adalah Singapura.

Indonesia sendiri berada di posisi keempat sebagai negara ASEAN dengan surplus perdagangan terbesar terhadap AS, yakni sebesar US$ 19,3 miliar, setelah Vietnam, Thailand, dan Malaysia.

“ASEAN secara keseluruhan merupakan penyumbang defisit perdagangan terbesar kedua bagi AS setelah China. Indonesia mencatatkan surplus sebesar US$ 19,3 miliar, Thailand US$ 48,3 miliar, dan Malaysia US$ 26,1 miliar,” ujar Airlangga dalam acara Sarasehan Ekonomi di Menara Mandiri, Selasa (8/4).

Baca Juga: Trump Berlakukan Tarif Impor, MIND ID Beberkan Pengaruhnya ke Sektor Pertambangan

Menanggapi kebijakan tarif dari AS, Airlangga mengungkapkan bahwa negara-negara ASEAN akan menggelar pertemuan dalam waktu dekat guna menyatukan sikap dan langkah bersama menghadapi kebijakan tarif Presiden Trump.

“Kunjungan Presiden ke Kuala Lumpur baru-baru ini sangat strategis, karena menjadi upaya untuk menyatukan langkah negara-negara ASEAN dalam menghadapi kebijakan tarif dari AS,” tambahnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×