kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.759.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 18.051   51,00   0,28%
  • IDX 5.682   -258,61   -4,35%
  • KOMPAS100 746   -38,99   -4,96%
  • LQ45 564   -24,83   -4,22%
  • ISSI 196   -9,51   -4,62%
  • IDX30 321   -12,99   -3,89%
  • IDXHIDIV20 398   -13,82   -3,35%
  • IDX80 85   -4,10   -4,62%
  • IDXV30 109   -4,53   -3,99%
  • IDXQ30 104   -4,02   -3,72%

Target Penerimaan Cukai Menggemuk, Dirjen Cukai Pesimistis


Selasa, 21 Oktober 2008 / 15:44 WIB


Reporter: Martina Prianti |

JAKARTA. Belum lagi tahun anggaran (TA) 2009 dimasuki, Direktorat Jenderal (Dirjen) Bea dan Cukai Anwar Suprijadi sudah cemas mengenai realisasi target penerimaan cukai tahun depan.
 
Seperti di ketahui, pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) di dalam rapat panitia anggaran (Panggar) menyepakati besaran asumsi penerimaan negara dari cukai sebesar Rp 49, 49 triliun. Asumsi tersebut, naik Rp 2 triliun dibanding usulan pemerintah di dalam RAPBN 2009 yang hanya Rp 47,49 triliun.
 
Anwar Suprijadi mengaku, kecemasan mengenai pencapaian target penerimaan cukai di tahun depan lantaran adanya rencana pembatasan produksi rokok dan rencana penerbitan fatwa dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengenai fatwa merokok. "Selain adanya asumsi pertumbuhan ekonomi akan turun, dua rencana penerbitan kebijakan itu juga akan mempengaruhi penerimaan," ucap Anwar, Selasa (21/10).
 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×