kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.850.000   7.000   0,25%
  • USD/IDR 16.915   -6,00   -0,04%
  • IDX 7.170   63,50   0,89%
  • KOMPAS100 993   14,50   1,48%
  • LQ45 732   9,26   1,28%
  • ISSI 253   4,47   1,80%
  • IDX30 399   6,05   1,54%
  • IDXHIDIV20 499   9,92   2,03%
  • IDX80 112   1,64   1,49%
  • IDXV30 136   1,26   0,94%
  • IDXQ30 130   2,51   1,97%

Tantangan terbesar Jokowi-JK bukan dari parlemen


Sabtu, 11 Oktober 2014 / 16:35 WIB
Tantangan terbesar Jokowi-JK bukan dari parlemen
ILUSTRASI. Jadwal keberangkatan KRL Jogja-Solo pada lebaran di pekan ini, Sabtu-Minggu, 29-30 April 2023


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Tantangan terbesar yang akan dihadapi presiden dan wapres terpilih Joko Widodo dan Jusuf Kalla, bukan datang dari parlemen, ataupun kondisi eksternal. Tantangan terbesar Jokowi-JK adalah besarnya ekspektasi masyarakat akan adanya perbaikan.

"Ekspektasi masyarakat terhadap Jokowi-JK lebih tinggi lagi daripada yang dihadapi SBY. Padahal ruang fiskal yang dimiliki pemerintah sempit. Moneternya juga sempit," kata Guru Besar Universitas Gadjah Mada Bambang Sudibyo dalam Indonesia Knowledge Forum III 2014, di Jakarta, Jumat (10/10).

Secara umum, Bambang melihat problema dan tantangan yang dihadapi Jokowi-JK adalah tingginya ekspektasi masyarakat. Dulu, ketika SBY terpilih kembali dalam Pilpres 2009, masyarakat juga memiliki harapan tinggi.

Namun, dia menyebut kali ini, Jokowi-JK akan menghadapi ekspektasi dari masyarakat yang lebih tinggi lagi. Di sisi lain, tak hanya bakal terkendala ruang fiskal yang sempit, Jokowi juga menghadapi ruang politik yang sempit dalam mewujudkan harapan masyarakat.

"Kenapa ruang politik Jokowi sempit? Karena di belakangnya ada otoritas yang namanya Megawati. Di depannya, ada oposisi," ucap mantan Menteri Keuangan itu.

Dengan melihat itu semua, Bambang menaksir pertumbuhan ekonomi bisa melampaui target 5,8 persen, bahkan di atas 6 persen jika Jokowi bisa membuat kebijakan yang bagus. Syaratnya, tantangan yang dia sebut tadi harus bisa Jokowi hadapi.

"Secara umum forecast ekonomi 2015, akan sangat bergantung pada apa yang dilakukan Jokowi-JK," kata dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×