kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Tambang Freeport runtuh lagi, korban bertambah


Sabtu, 01 Juni 2013 / 08:18 WIB
Tambang Freeport runtuh lagi, korban bertambah
ILUSTRASI. Penjualan kendaraan bermotor di pusat penjualan mobil Tangerang Selatan, Senin (4/10). ./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/04/101/2021.


Reporter: Asnil Bambani Amri | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Tambang bawah tanah milik PT Freeport Indonesia kembali runtuh. Kejadian tersebut terjadi pada saat kegiatan pemeliharaan tambang sedang dilakukan.

Vice President Corporate Communications PT Freeport Indonesia Daisy Primayanti mengatakan, perusahaan menyesali kecelakaan yang terjadi saat dilakukannya kegiatan pemeliharaan yang telah disepakati di tambang bawah tanah DOZ.

"Materi bijih basah (wet muck) terus mengalir dari wadah penampung dan kemudian menutupi truk berikut operatornya," kata Daisy dalam siaran pers di Jakarta, Jumat (31/5).

Daisy menambahkan, aspek-aspek yang terlibat dalam kecelakaan ini tidak sesuai dengan panduan keselamatan perusahaan dalam hal penanganan wet muck. Kini perseroan sedang melakukan investigasi terkait dengan kejadian tersebut.

Daisy menganggap kejadian ini tidak disebabkan oleh runtuhnya area tambang seperti yang telah dilaporkan secara tidak akurat dan tidak dapat merefleksikan integritas yang telah selalu dilaksanakan di area tambang.

"Operator truk yang terlibat dalam kejadian ini telah dibawa ke Rumah Sakit Tembagapura dan kini dalam kondisi kritis," tambahnya.

Pihak PT Freeport Indonesia menyatakan sangat sedih dengan adanya kejadian ini dan mendoakan yang terbaik untuk kondisi rekan kerja dan semoga keluarganya dapat menghadapi keadaan yang sulit ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×