kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Tahun depan, pemerintah bangun rumah murah bagi nelayan


Minggu, 29 Mei 2011 / 19:08 WIB
ILUSTRASI. Jajaran direksi PT Blue Bird Tbk (dari kiri ke kanan) Adrianto Djokosoetono, Direktur PT Blue Bird Tbk, Noni Purnomo, Presiden Direktur PT Blue Bird Tbk, Kresna Priawan Djokosoetono, Komisaris Utama PT Blue Bird Tbk, Sigit Priawan Djokosoetono, Direktur P


Reporter: Hans Henricus | Editor: Edy Can

JAKARTA. Pemerintah menyiapkan anggaran sebesar Rp 203 miliar untuk membangun rumah murah dan sangat murah tahun depan. Sasarannya adalah pemukiman bagi nelayan.

Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa menjelaskan, dana sebesar itu akan mengucur lewat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2012. Dana itu untuk mendirikan 6.933 unit rumah sangat murah untuk nelayan.

Pemerintah juga akan membangun 62.500 unit rumah murah. Adapun lokasinya tersebar di wilayah Nanggroe Aceh Darussalam, Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Kepulauan Riau. Selanjutnya, Jambi, Bangka Belitung, SUmatera Selatan, Lampung, Banten, DKI Jakarta, serta Jawa Barat.

Lalu, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, dan Maluku Utara. "Mulai tahun 2011 akan ada proyek percontohan," ujar Hatta akhir pekan lalu.

Proyek rumah bagi nelayan itu juga dilengkapi saluran air bersih pada setiap pemukiman. Selain itu, menyediakan kapal penangkap ikan sebesar 30 gross tonage (GT) atau dibawah 30GT untuk pusat pelelangan ikan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×