kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   -18.000   -0,67%
  • USD/IDR 17.973   81,00   0,45%
  • IDX 5.884   -217,45   -3,56%
  • KOMPAS100 764   -32,00   -4,02%
  • LQ45 578   -20,26   -3,39%
  • ISSI 203   -8,31   -3,92%
  • IDX30 327   -10,75   -3,18%
  • IDXHIDIV20 402   -10,48   -2,54%
  • IDX80 87   -3,59   -3,99%
  • IDXV30 109   -2,27   -2,04%
  • IDXQ30 105   -2,81   -2,60%

Tahanan KPK tak ada yang ngaku bawa uang & ponsel


Sabtu, 29 November 2014 / 19:48 WIB
ILUSTRASI. Panen kelapa sawit di kebun milik PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS)


Sumber: TribunNews.com | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Meski petugas tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menemukan bukti adanya uang yang diselundupkan ke dalam sel dalam jumlah jutaan rupiah, namun tak ada satu pun yang mengakuinya.

Saat diinterogasi, para tahanan tidak mengakui alasan mereka sampai menyimpan uang yang terbilang cukup besar dan telepon genggam.

Tapi, dugaan kuat mereka menyimpan uang untuk digunakan sebagai uang fee atau ongkos kepada utusan pengacara dan keluarga. "Seperti yang Johan Budi katakan. Tapi, mereka nggak pada mau mengaku," ujar Kepala Bagian Informasi dan Publikasi KPK, Priharsa Nugraha.

Sejauh ini, Priharsa mengaku belum mendapatkan informasi dari Karutan KPK tentang dugaan uang-uang itu dipergunakan untuk menyuap petugas jaga rutan demi mendapatkan sejumlah keistimewaan perlakuan dan fasilitas.

"Lagipula kan memang di Rutan KPK dan Rutan Guntur itu tidak ada layanan yang spesial. Makanan harus disortir lewat sini (kantor KPK) dan petugas yang jaga juga selalu rotasi. Selain itu kan sidak itu sendiri inisiatifnya justru dari pihak rutan," kata Priharsa. (Abdul Qodir)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×