kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.577.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 16.846   28,00   0,17%
  • IDX 8.937   11,28   0,13%
  • KOMPAS100 1.229   2,00   0,16%
  • LQ45 868   0,40   0,05%
  • ISSI 324   0,94   0,29%
  • IDX30 440   -0,98   -0,22%
  • IDXHIDIV20 517   -1,78   -0,34%
  • IDX80 137   0,24   0,18%
  • IDXV30 144   -0,01   0,00%
  • IDXQ30 140   -0,81   -0,58%

Survei BI Desember 2025: Persepsi Konsumen Pada Kondisi Ekonomi Saat Ini Tetap Kuat


Jumat, 09 Januari 2026 / 13:45 WIB
Survei BI Desember 2025: Persepsi Konsumen Pada Kondisi Ekonomi Saat Ini Tetap Kuat
ILUSTRASI. Logo Bank Indonesia (BI) di gedung BI, Jakarta (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Reporter: Nurtiandriyani Simamora | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Persepsi konsumen terhadap kondisi ekonomi saat ini tercatat tetap kuat pada Desember 2025. Hal ini tercermin dari Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) yang berada di level optimis sebesar 111,4, relatif stabil dibandingkan bulan sebelumnya yang sebesar 111,5.

Kuatnya persepsi konsumen tersebut terutama didorong oleh peningkatan Indeks Ketersediaan Lapangan Kerja (IKLK) yang tercatat sebesar 106,5, lebih tinggi dibandingkan November 2025 yang sebesar 103,7.

Sementara itu, dua komponen IKE lainnya, yakni Indeks Penghasilan Saat Ini (IPSI) dan Indeks Pembelian Barang Tahan Lama atau durable goods (IPDG), juga berada di zona optimis. IPSI tercatat sebesar 120,2, sedangkan IPDG sebesar 107,6.

Baca Juga: Konsumen Mulai Hati-hati Melihat Prospek Ekonomi 2026

"Secara spasial, sebagian besar kota mencatatkan peningkatan IKE, terutama di Banten, Ambon, dan Manado. Sementara itu, penurunan IKE terutama terjadi di Medan, Padang, dan Semarang," tulis laporan tersebut, Jumat (9/1/2026).

BI mencatat, keyakinan konsumen terhadap penghasilan saat ini secara umum masih berada di level optimis. Berdasarkan kelompok pengeluaran, indeks penghasilan meningkat pada responden dengan pengeluaran Rp 4,1 juta hingga Rp 5 juta per bulan yang mencapai 131,7, serta kelompok pengeluaran Rp 3,1 juta hingga Rp 4 juta sebesar 112,5.

Sebaliknya, kelompok pengeluaran lainnya tercatat mengalami penurunan persepsi terhadap penghasilan saat ini. Dari sisi usia, hampir seluruh kelompok usia mencatatkan penurunan indeks, kecuali kelompok usia 31–40 tahun yang meningkat ke level 126,9.

Sementara itu, persepsi responden terhadap ketersediaan lapangan kerja saat ini menunjukkan perbaikan. Berdasarkan tingkat pendidikan, seluruh kelompok mengalami peningkatan indeks, dengan indeks tertinggi tercatat pada responden berpendidikan pascasarjana sebesar 117,1.

"Sementara itu, Indeks Ketersediaan Lapangan Kerja meningkat pada sebagian besar kelompok usia, meskipun kelompok usia di atas 51 tahun masih berada pada zona pesimis," tulis laporan tersebut.

Adapun dari sisi pembelian barang tahan lama, peningkatan hanya terjadi pada kelompok pengeluaran Rp 4,1 juta hingga Rp 5 juta per bulan dengan indeks sebesar 113,0. Berdasarkan kelompok usia, IPDG meningkat pada kelompok usia 20–30 tahun yang mencapai 117,4, sementara mayoritas kelompok usia lainnya mengalami penurunan.

Selanjutnya: OJK Mewajibkan Perusahaan Asuransi Sediakan Produk Kesehatan Tanpa Pembagian Risiko

Menarik Dibaca: Tas Mewah Ada Hirarki Khusus Tergantung Brand, Ini Levelnya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Mastering Management and Strategic Leadership (MiniMBA 2026) Global Finance 2026

[X]
×