CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.604.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.627   61,00   0,35%
  • IDX 6.541   -47,96   -0,73%
  • KOMPAS100 858   -8,05   -0,93%
  • LQ45 650   -6,26   -0,95%
  • ISSI 227   -3,10   -1,35%
  • IDX30 361   -3,60   -0,99%
  • IDXHIDIV20 450   -2,93   -0,65%
  • IDX80 98   -0,98   -0,99%
  • IDXV30 125   -0,95   -0,75%
  • IDXQ30 116   -1,19   -1,02%

Surplus dagang Juli 2014 capai US$ 123,7 juta


Senin, 01 September 2014 / 11:47 WIB
ILUSTRASI. Menghemat air bagus bagi bumi, yuk simak cara menghemat air saat menggunakan mesin cuci


Reporter: Margareta Engge Kharismawati | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat surplus neraca dagang Indonesia sebesar US$ 123,7 juta pada Juli 2014. Surplus terjadi karena nilai ekspor Juli 2014 lebih tinggi dibanding nilai impornya.

Pada Juli 2014 nilai ekspor tercatat US$ 14,18 miliar, sedangkan nilai impornya sebesar US$ 14,05 miliar. Nilai ekspor Juli 2014 turun 6,03% dibanding Juli 2013. Untuk nilai impor Juli 2014, turun 19,31% dibanding bulan yang sama tahun sebelumnya.

Kepala BPS Suryamin mengatakan, salah satu penyebab terjadinya penurunan kinerja ekspor dan impor pada Juli 2014 adalah masih masuknya bulan ramadan dan Lebaran. "PNS dan swasta masih libur, sehingga aktivitas eksportir dan importir terpengaruh," katanya, Senin (1/9).

Pada Juli 2014, BPS juga mencatat terjadinya defisit minyak dan gas sebesar US$ 1,61 miliar, sedangkan untuk non migas tercatat mengalami surplus US$ 1,73 miliar. Dengan begitu surplus neraca non migas mengkompensasi defisit yang terjadi di migas.   

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×