kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Menkeu: Rupiah 11.700 bukan karena neraca dagang


Senin, 04 Agustus 2014 / 19:51 WIB
Asing Banyak Memburu Saham Ini Saat IHSG Berada di Zona Merah Sepanjang Perdagangan, Rabu (22/2).


Reporter: Margareta Engge Kharismawati | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Bank Indonesia (BI) mencatat kurs tengah rupiah hari ini Senin (4/8) berada pada posisi 11.747 per dolar Amerika Serikat (AS). Padahal pada Jumat sebelumnya (1/8) rupiah menguat pada posisi 11.591.

Menteri Keuangan Chatib Basri mengatakan, rupiah yang mengalami pelemahan pada hari ini lebih disebabkan mata uang negeri paman sam yang memang menguat terhadap semua mata uang. "Dolarnya menguat karena angka situasi di Amerikanya lebih bagus. Lebih karena faktor eksternal," ujar Chatib yang dijumpai di Kementerian Keuangan, Senin (4/8).

Menurut dirinya, tak dipungkiri ada juga faktor data neraca dagang Juni yang diumumkan hari ini. Defisit neraca dagang Juni yang mencapai US$ 305,1 juta, diakuinya lebih rendah dari estimasi pasar.

Estimasi pasar sendiri terhadap neraca dagang Juni adalah defisit sebesar US$ 387 juta. Karena itu, Chatib optimis pelemahan rupiah yang terjadi pada hari ini akan berlaku temporer alias sementara.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×