kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.818.000   -42.000   -1,47%
  • USD/IDR 17.130   16,00   0,09%
  • IDX 7.500   41,69   0,56%
  • KOMPAS100 1.037   8,08   0,79%
  • LQ45 746   -0,12   -0,02%
  • ISSI 272   3,24   1,21%
  • IDX30 399   -1,25   -0,31%
  • IDXHIDIV20 486   -4,46   -0,91%
  • IDX80 116   0,59   0,51%
  • IDXV30 135   0,10   0,08%
  • IDXQ30 128   -1,20   -0,93%

BI optimis neraca dagang Juli akan surplus


Rabu, 27 Agustus 2014 / 15:47 WIB
ILUSTRASI. Aspadin optimistis penjualan AMDK di masa Ramadhan meningkat 5% dengan regulasi dan logistik memadai. KONTAN/Cheppy A. Muchlis/24/08/2014


Reporter: Margareta Engge Kharismawati | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Kondisi neraca dagang Indonesia bulan Juli akan mengalami perbaikan. Pada bulan Juni sebelumnya, neraca dagang mengalami defisit sebesar US$ 305,1 juta.

Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengatakan, neraca dagang Juli akan surplus, namun surplus yang dialami tipis. Mengenai berapa potensi surplus bulan Juli, Perry tidak menjelaskan lebih lanjut. "Kita masih kumpulkan datanya. Belum semua," ujarnya yang dijumpai di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Rabu (27/8).

Sebagai informasi, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), impor pada bulan Juni mencapai US$ 15,72 miliar atau naik 6,44% dibanding bulan sebelumnya. Sedangkan untuk ekspor sendiri tercatat US$ 15,42 miliar atau naik 4% dari bulan Mei.

Menilik lebih dalam, terjadi lonjakan impor pada komoditi non migas. Apabila pada Mei 2014 impor sebesar US$ 11,06 miliar, maka  pada bulan Juni naik menjadi US$ 12,33 miliar. Barang-barang komoditi seperti sisa industri makanan dan komoditi barang modal seperti mesin mengalami kenaikan.

Misalnya untuk industri makanan naik 15,45% dibanding Mei menjadi US$ 390 juta pada bulan Juni. Untuk impor migas sendiri justru mengalami penurunan 8,42% menjadi US$ 3,39 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×