kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ451.016,36   10,57   1.05%
  • EMAS980.000 0,00%
  • RD.SAHAM -0.27%
  • RD.CAMPURAN 0.00%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.09%

Stok obat antivirus tidak ada di Apotek, Jokowi telepon Menkes Budi Gunadi


Sabtu, 24 Juli 2021 / 06:14 WIB
Stok obat antivirus tidak ada di Apotek, Jokowi telepon Menkes Budi Gunadi
ILUSTRASI. Stok obat antivirus tidak ada di Apotek, Jokowi telepon Menkes Budi Gunadi


Sumber: Kompas.com | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Presiden Joko Widodo menelepon Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin seusai mengecek ketersediaan obat-obatan terkait Covid-19 di Apotek Villa Duta, Kota Bogor, Jumat (23/7/2021). 

Jokowi melaporkan kondisi ketiadaan stok obat antibiotik, antivirus dan sejumlah vitamin di apotek itu. 

"Pak, ini saya cari obat antivirus oseltamivir enggak ada. Cari lagi yang obat antivirus yang favipiravir juga enggak ada. Kosong. Saya cari obat yang antibiotik Azithromycin juga enggak ada," ujar Jokowi, dikutip dari akun YouTubu Sekretariat Presiden, Jumat malam. 

Mendengar laporan dari Kepala Negara, Budi mengatakan akan langsung melakukan pengecekan. Jokowi melanjutkan laporannya soal stok vitamin D3 5000 yang kosong sejak sepekan.

Baca Juga: Tantangan Berat Menanti Percepatan Vaksinasi Corona

"Iya ini yang saya dapat hanya multivitamin yang mengandung zinc. Hanya itu. Suplemen juga, suplemen ini ada yang D3 ada tapi hanya yang 1000. Hanya dapat yang ini saja. Vitamin D3 yang 1000," ungkap Jokowi. 

"Kemudian yang suplemen kombinasi multivitamin ada. Jadi yang lain-lain, yang obat antivirus, antibiotik enggak ada semuanya," tegasnya. 

Budi pun meminta maaf atas kondisi itu. Ia menjelaskan, berdasarkan data ketersediaan obat-obatan yang kini dapat dipantau secara online, obat untuk Covid-19 masih tersedia di Kota Bogor. 

"Saya barusan cek ya Pak, misalnya untuk fapiviravir di apotek Kimia Farma Tajur Baru ada 4.900, Apotek Kimia Farma Juanda 30 ada 4.300, apotek Kimia Farma Semplak Bogor ada 4.200," kata Budi. 

Baca Juga: Presiden Joko Widodo perintahkan jangan ada stok vaksin corona di fasilitas kesehatan

"Jadi saya nanti double check ya. Nanti ini saya kirim ke ajudan. Itu ada data online yang ada di RS itu bisa dilihat by kota. Untuk apoteknya Kimia Farma, Century, Guardian, K24," lanjutnya. 

Jokowi kemudian bertanya mengenai ketersediaan obat-obatan di apotek itu. Budi menjawab, berdasarkan keterangan ketersediaan obat yang dipantau secara online, obat yang dimaksud masih tersedia.  "Ada. Online bisa dibaca semua rakyat Pak," tutur Menkes.

Setelah mendapat penjelasan itu, Jokowi bermaksud mengecek langsung ketersediaan obat. "Oke. Saya ke sana saja. Saya coba beli itu ada apa tidak," ucapnya. "Boleh Pak. Nanti saya kirim ke ini ya Pak," jawab Budi. "Ya. oke, oke, oke. Pak Menkes, terima kasih," kata Jokowi, menutup percakapan.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Jokowi Telepon Menkes: Saya Cari Obat Antivirus Enggak Ada"
Penulis : Dian Erika Nugraheny
Editor : Kristian Erdianto

Selanjutnya: Ini Pentingnya Mengonsumsi Multivitamin saat Pandemi Covid-19

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU
Kontan Academy
Data Analysis with Excel Pivot Table Supply Chain Management on Distribution Planning (SCMDP)

[X]
×