kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.900.000   50.000   1,75%
  • USD/IDR 17.029   -110,00   -0,64%
  • IDX 7.207   236,13   3,39%
  • KOMPAS100 996   38,18   3,99%
  • LQ45 727   25,46   3,63%
  • ISSI 257   7,51   3,01%
  • IDX30 396   13,68   3,58%
  • IDXHIDIV20 484   12,04   2,55%
  • IDX80 112   4,06   3,76%
  • IDXV30 133   2,45   1,88%
  • IDXQ30 128   3,80   3,06%

MBG Berpotensi Dorong Ekonomi di Atas 1%, Serap Hingga 1 Juta Tenaga Kerja


Rabu, 08 April 2026 / 10:35 WIB
MBG Berpotensi Dorong Ekonomi di Atas 1%, Serap Hingga 1 Juta Tenaga Kerja
ILUSTRASI. Produksi abon untuk program MBG (ANTARAFOTO/Adiwinata Solihin)


Reporter: kompas.com | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dinilai berpotensi menjadi motor baru pertumbuhan ekonomi nasional. 

Selain menyasar peningkatan gizi masyarakat, program ini juga diperkirakan mampu menciptakan lapangan kerja dalam skala besar.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut, program MBG berpotensi menyerap hingga sekitar satu juta tenaga kerja.

"MBG ini menciptakan satu juta lapangan kerja," ujarnya di Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (7/4/2026).

Baca Juga: Menteri Rosan: Realisasi Investasi Sepanjang 2025 Sudah Serap 2,71 Juta Tenaga Kerja

Perkiraan tersebut mengacu pada tabel input-output Badan Pusat Statistik (BPS) yang menggambarkan hubungan antara pertumbuhan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja.

Berdasarkan data tersebut, setiap pertumbuhan ekonomi sebesar 1% umumnya berkorelasi dengan penciptaan sekitar 450.000 lapangan kerja.

Dengan asumsi itu, penciptaan satu juta lapangan kerja dari program MBG setara dengan dorongan pertumbuhan ekonomi lebih dari 2%. Namun, Purbaya menegaskan angka tersebut masih bersifat kotor (gross).

Setelah memperhitungkan potensi perpindahan tenaga kerja dari sektor lain ke program MBG, kontribusi bersihnya diperkirakan tetap signifikan, yakni berada di atas 1%. 

Artinya, tidak seluruh tenaga kerja yang terserap merupakan tambahan baru dalam perekonomian, melainkan sebagian berasal dari relokasi sektor lain.

Baca Juga: Hingga September 2025, Serapan Tenaga Kerja Capai 2 Juta Orang

Meski demikian, pemerintah tetap optimistis dampak program ini akan terasa kuat terhadap ekonomi nasional, terutama jika implementasinya berjalan optimal. 

Selain membuka lapangan kerja, MBG juga diharapkan menggerakkan berbagai sektor pendukung dalam rantai pasok pangan dan jasa.

Sebagai catatan, MBG merupakan program strategis pemerintah yang tidak hanya berfokus pada perbaikan kualitas gizi masyarakat, tetapi juga dirancang untuk mendorong aktivitas ekonomi melalui efek berganda dari penciptaan lapangan kerja dalam jumlah besar.

Sumber: https://money.kompas.com/read/2026/04/08/101700426/serap-1-juta-tenaga-kerja-menkeu-sebut-mbg-bisa-dorong-ekonomi-di-atas-1.
 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×