kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.008   -24,00   -0,13%
  • IDX 6.234   -1,63   -0,03%
  • KOMPAS100 818   1,65   0,20%
  • LQ45 624   2,69   0,43%
  • ISSI 216   0,62   0,29%
  • IDX30 350   0,23   0,07%
  • IDXHIDIV20 430   0,32   0,08%
  • IDX80 94   0,31   0,33%
  • IDXV30 119   1,05   0,89%
  • IDXQ30 112   0,22   0,20%

Stok AS turun, harga minyak WTI makin panas


Kamis, 06 Februari 2014 / 06:07 WIB
ILUSTRASI. Makanan Ini Harus Dihindari Saat Diare Agar Tidak Makin Parah


Reporter: Asnil Bambani Amri | Editor: Asnil Amri

SINGAPURA. Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) naik setelah laporan pemerintah Amerika Serikat (AS) menunjukkan stok bahan bakar pemanas turun untuk minggu keempat. Penurunan stok menyusul musim dingin yang terjadi di negara konsumen minyak terbesar dunia itu.

Harga minyak WTI berjangka naik untuk hari kedua. Persediaan distilasi atau minyak pemanas itu mencakup minyak pemanas dan diesel , yang turun 2,36 juta barel menjadi 113.800.000 barel pekan lalu.

"Persediaan bahan bakar pemanas itu turun karena cuaca dingin," kata John Kilduff, partner Again Capital LLC , kepada Bloomberg di New York.

Harga minyak WTI untuk pengiriman bulan Maret naik 19 sen dan berada di harga US $ 97,38 per barel di New York Mercantile Exchange.

Sementara itu, harga minyak Brent pengiriman Maret naik 47 sen atau menguat 0,4% dan mengakhiri sesi di harga US$ 106,25 per barel di London. Kemarin, harga ada di posisi US$ 105,78, harga penutupan terendah sejak 8 November.

Selisih harga minyak mentah Eropa itu dengan WTI turun menjadi US$ 7,91 per barel. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×