kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Stimulus moneter berakhir, BI tahan bunga acuan


Kamis, 19 Oktober 2017 / 17:40 WIB


Reporter: Adinda Ade Mustami | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Berakhir sudah stimulus moneter yang diberikan oleh Bank Indonesia (BI). Bulan ini Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI memutuskan menahan suku bunga acuan (BI 7-Day Reverse Repo Rate) di level 4,25%, setelah memangkas di Agustus dan September lalu.

Sejalan dengan keputusan menahan bunga acuan tersebut, deposit facility tetap di level 3,5%. Begitu juga dengan lending facility tetap di level 5%.

"Keputusan ini konsisten dengan upaya untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan keuangan dan mendorong laju perekonomian dengan tetap mempertimbangkan dinamika ekonomi global," kata Asisten Gubernur Kepala Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter BI Dody Budi Waluyo, Kamis (19/10).

Keputusan BI untuk menahan bunga acuan ini juga sejalan dengan saran Moody's. Dalam keterangan resminya, Moody's menyebut BI perlu berhenti sejenak aktivitas pelonggaran moneternya, pasca memangkas bunga acuan pada Agustus dan September.

Menurut lembaga rating internasional ini, BI perlu berhati-hati dalam upaya melonggarkan kebijakan moneternya, saat kebijakan The Fed lebih hawkish.

Moody's menilai, kebijakan penurunan bunga acuan BI justru berefek negatif terhadap sentimen pasar. Sejak BI mengumumkan pemangkasan bunga acuan pada 22 Agustus 2017, ambil contoh, investor asing justru berbondong-bondong keluar dari pasar modal.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×