kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.819.000   -17.000   -0,93%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Sri Mulyani sebut pemerintah akan meredesain anggaran mulai 2021


Selasa, 23 Juni 2020 / 15:16 WIB
Sri Mulyani sebut pemerintah akan meredesain anggaran mulai 2021
ILUSTRASI. Menteri Keuangan Sri Mulyani (kiri) bersama Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa (kanan) menyampaikan paparan saat rapat kerja bersama Komisi XI DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (22/6/2020). Raker terse


Reporter: Rahma Anjaeni | Editor: Noverius Laoli

Deskripsinya juga sering disebutkan secara tidak terukur, sehingga sulit untuk menghubungkan antara output, outcome, dengan penganggarannya.

Alasan lain pemerintah ingin melakukan reformasi anggaran, adalah karena informasi kinerja pembangunan yang tertuang di dalam dokumen perencanaan penganggaran, seringkali sulit dipahami publik.

Pemerintah juga sering menerima kritik, bahwa seluruh dokumen anggaran itu isinya terlalu normatif.

Baca Juga: Nilai tukar petani dan nelayan jadi indikator untuk menyusun RAPBN 2021

Isinya hanya didominasi oleh deskripsi, sehingga kemudian memunculkan kesulitan untuk akuntabilitas dan terutama untuk tracking efisiensi.

"Jadi tujuan kita untuk meredesain sistem penganggaran, adalah bagaimana bisa mengakselerasi apa yang sudah diinisiasi selama ini, yaitu membangun money really follow program," kata Sri Mulyani. Dengan desain tersebut, maka program pemerintah bisa semakin jelas serta transparan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×