kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.836.000   17.000   0,93%
  • USD/IDR 16.565   0,00   0,00%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Sri Mulyani sebut Indonesia sudah masuk dalam tren pemulihan ekonomi


Senin, 19 Oktober 2020 / 14:54 WIB
Sri Mulyani sebut Indonesia sudah masuk dalam tren pemulihan ekonomi
ILUSTRASI. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (kanan)


Reporter: Yusuf Imam Santoso | Editor: Noverius Laoli

Menkeu menegaskan, pemerintah bersama dengan bank central tetap berusaha menjaga ekonomi lewat kebijakan fiskal dan moneter. Selain itu, untuk menambah dorongan pemulihan ekonomi ke depan, pemerintah berharap Undang-Undang (UU) Cipta Kerja mampun mendorong investasi sehingga bisa meningkatkan lapangan pekerjaan.

Dalam hal konsolidasi fiskal, kata Menkeu maka kebijakan yang harus didorong peranannya adalah kebijakan struktural investasi, perdagangan, dan produktivitas seperti tena kerja, sumber daya manusia (SDM), inovasi, dan teknologi.

“Ini yang coba dilakukan pemerintah. Pemerintah sudah bahas dengan DPR untuk UU Cipta Kerja. Sekarang lagi diproses aturan turunannya. Ini untuk antisipasi demografi muda. Karena ini perlu perhatian sangat besar dari sisi produktivitas,” ujar Menkeu.

Adapun di tahun 2020, Menkeu memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia minus 1,7% sampai minus 0,6%. Khusus di kuartal III-2020, ekonomi diperkirakan tumbuh minus 2,9% sampai minus 1%, atau sudah pulih dari kontraksi kuartal II-2020 yang kontraksi hingga 5,32%.

Selanjutnya: Sri Mulyani harap super tax deduction dapat tingkatkan kapasitas industri farmasi

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×