kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.723.000   -27.000   -0,98%
  • USD/IDR 17.771   30,00   0,17%
  • IDX 6.522   116,06   1,81%
  • KOMPAS100 849   15,70   1,88%
  • LQ45 641   8,52   1,35%
  • ISSI 230   4,91   2,18%
  • IDX30 358   4,21   1,19%
  • IDXHIDIV20 437   4,93   1,14%
  • IDX80 97   1,66   1,75%
  • IDXV30 122   1,89   1,57%
  • IDXQ30 114   1,08   0,96%

Sri Mulyani sebut ada indikasi inflasi jelang akhir tahun 2020


Kamis, 26 November 2020 / 10:40 WIB
ILUSTRASI. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengikuti pertemuan KTT G20 tahun 2020 secara virtual dari Istana Kepresidenan Bogor, 22 November 2020.


Reporter: Bidara Pink | Editor: Noverius Laoli

Menurut bank sentral, penyumbang utama inflasi akan datang dari kenaikan harga ayam daging ayam ras sebesar 0,09% mom, telur ayam ras sebesar 0,04% mom, bawang merah sebesar 0,03% mom, cabai merah dan cabai rawit masing-masing 0,02%.

Selain itu, inflasi juga bakal datang dari komoditas minyak goreng, tomat, bawang putih, dan jeruk, yang masing-masing mengalami peningkatan harga sebesar 0,01% mom.

Baca Juga: CORE: BI berpeluang turunkan suku bunga acuan maksimum 50 bps ke level 3,5% di 2021

Ekonom Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Yusuf Rendy juga melihat adanya peluang kenaikan harga barang alias inflasi di kuartal IV-2020.

"Setelah Oktober mengalami inflasi 0,07% mom, tren inflasi masih bisa terus berlanjut hingga akhir tahun ini," ujarnya kepada KONTAN, Selasa (24/11).

Selanjutnya: Pelaku pasar khawatir peningkatan kasus covid-19 di AS, rupiah menguat

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×