kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.570.000   20.000   0,78%
  • USD/IDR 18.200   15,00   0,08%
  • IDX 5.179   -87,07   -1,65%
  • KOMPAS100 669   -13,14   -1,93%
  • LQ45 526   -7,10   -1,33%
  • ISSI 174   -4,69   -2,62%
  • IDX30 296   -3,94   -1,32%
  • IDXHIDIV20 395   -4,46   -1,12%
  • IDX80 77   -1,50   -1,91%
  • IDXV30 109   -2,20   -1,98%
  • IDXQ30 100   -1,07   -1,06%

Sri Mulyani sebut ada indikasi inflasi jelang akhir tahun 2020


Kamis, 26 November 2020 / 10:40 WIB
ILUSTRASI. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengikuti pertemuan KTT G20 tahun 2020 secara virtual dari Istana Kepresidenan Bogor, 22 November 2020.


Reporter: Bidara Pink | Editor: Noverius Laoli

Menurut bank sentral, penyumbang utama inflasi akan datang dari kenaikan harga ayam daging ayam ras sebesar 0,09% mom, telur ayam ras sebesar 0,04% mom, bawang merah sebesar 0,03% mom, cabai merah dan cabai rawit masing-masing 0,02%.

Selain itu, inflasi juga bakal datang dari komoditas minyak goreng, tomat, bawang putih, dan jeruk, yang masing-masing mengalami peningkatan harga sebesar 0,01% mom.

Baca Juga: CORE: BI berpeluang turunkan suku bunga acuan maksimum 50 bps ke level 3,5% di 2021

Ekonom Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Yusuf Rendy juga melihat adanya peluang kenaikan harga barang alias inflasi di kuartal IV-2020.

"Setelah Oktober mengalami inflasi 0,07% mom, tren inflasi masih bisa terus berlanjut hingga akhir tahun ini," ujarnya kepada KONTAN, Selasa (24/11).

Selanjutnya: Pelaku pasar khawatir peningkatan kasus covid-19 di AS, rupiah menguat

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×