kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Sri Mulyani sayangkan distribusi vaksin yang masih belum merata


Kamis, 09 Desember 2021 / 15:48 WIB
ILUSTRASI. Petugas kesehatan dari Polresta Bogor Kota menyuntikkan vaksin COVID-19 kepada santri saat Vaksinasi Serentak Indonesia di Plaza Balaikota Bogor, Jawa Barat, Sabtu (27/11/2021). Sri Mulyani sayangkan distribusi vaksin yang masih belum merata.


Reporter: Bidara Pink | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  BALI. Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, vaksinasi masih menjadi game changer utama dalam progres pemulihan global. 

Sayangnya, di tengah kebutuhan akan vaksinasi yang tinggi, distribusi vaksin masih mengalami kendala. Sehingga, timbul kesenjangan antara negara maju, negara berkembang, dan negara miskin. 

“Di negara maju, vaksinasi sudah bisa mencapai 80% dari total populasinya. Tapi kalau di negara berkembang dan negara kurang berkembang masih tertinggal,” ujar Sri Mulyani dalam High Level Seminar G20 bertajuk Recover Togheter Recover Stronger, Kamis (9/12) di Nusa Dua, Bali. 

Baca Juga: Sri Mulyani ingatkan ada masalah kompleks dalam perumusan kebijakan ekonomi makro

Tentu saja ini tak hanya membawa kesenjangan terhadap pemulihan kesehatan negara-negara di dunia, tetapi juga bisa menciptakan kesenjangan terhadap progres pemulihan ekonomi.

Untuk itu, dalam presidensi G20 Indonesia 2022, negara-negara G20 akan mendiskusikan masalah hal ini. Terutama, bagaimana dunia nantinya bisa berkooperasi dan lebih siap dalam menghadapi pandemi. 

Termasuk dalam hal ini, bagaimana komitmen negara-negara di dunia untuk menuntaskan kesenjangan yang ada tak hanya dalam konteks kesehatan dan ekonomi, tetapi juga dalam konteks kemanusiaan. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×