kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.819.000   -17.000   -0,93%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Sri Mulyani: Saya sehat dan terus melakukan tugas secara penuh


Minggu, 15 Maret 2020 / 20:02 WIB
Sri Mulyani: Saya sehat dan terus melakukan tugas secara penuh
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memberikan paparan dalam acara 'Indonesia Economic and Investment Outlook 2020' di Jakarta, Senin (17/2/2020). Menkeu menyampaikan kebijakan pemerintah tentang insentif fiskal untuk mendorong investasi yang beberapa


Reporter: Grace Olivia | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Keuangan Sri Mulyani menyatakan dirinya dalam kondisi sehat dan tetap menjalankan tugas sebagai bendahara negara secara penuh di tengah merebaknya virus Corona (Covid-19). 

Sebab sebelumnya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi telah dinyatakan positif terjangkit Corona dan tengah menjalani perawatan serta isolasi di rumah sakit. 

Dalam unggahan melalui akun Instagram @smindrawati, ia bahkan mengabarkan bahwa tetap bekerja penuh sepanjang akhir pekan ini, termasuk melakukan rapat koordinasi melalui konferensi video dengan jajaran Kemenkeu. 

Baca Juga: Stimulus pajak melawan dampak corona bebani penerimaan pajak

"Sabtu minggu ini, saya bekerja penuh melakukan rapat koordinasi melalui konferensi video dengan jajaran Kemenkeu untuk merumuskan kebijakan dan langkah-langkah APBN dan keuangan negara dalam menangani penyebaran virus Corona (Covid19). Rapat dengan video untuk mengurangi potensi penularan virus Covid19, tapi tetap efektif dalam merumuskan kebijakan dan melaksanakan tugas Kemenkeu,” tulis Sri Mulyani. 

Dalam rapat koordinasi dengan jajaran pimpinan Kemenkeu tersebut, Sri Mulyani mengatakan setidaknya ada lima keputusan penting yang diambil. 

Pertama, Kemenkeu menerbitkan Surat Edaran bagi kementerian dan lembaga agar mampu mengalokasi dan memprogram ulang anggarannya masing-masing untuk penanganan Covid-19 di Indonesia. 

Baca Juga: Tertekan 3,76% di minggu lalu, bagaimana nasib rupiah pekan depan?

“Semua menteri harus memfokuskan belanja untuk mencegah dan menangani dampak penyebaran virus Corona,” tuturnya. 


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×