kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.750.000   10.000   0,36%
  • USD/IDR 17.744   36,00   0,20%
  • IDX 6.502   -24,02   -0,37%
  • KOMPAS100 848   -1,25   -0,15%
  • LQ45 642   -2,64   -0,41%
  • ISSI 228   -0,01   0,00%
  • IDX30 359   -1,39   -0,39%
  • IDXHIDIV20 437   -0,21   -0,05%
  • IDX80 97   -0,26   -0,27%
  • IDXV30 121   0,35   0,29%
  • IDXQ30 114   -0,45   -0,40%

Sri Mulyani jelaskan alasan pemerintah gencar permudah investasi


Selasa, 26 November 2019 / 14:04 WIB
ILUSTRASI. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memberikan keterangan pers tentang realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2019 per akhir Oktober di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Senin (18/11/2019). Menkeu menyatakan kinerja APBN mencatatkan defisit Rp


Reporter: Grace Olivia | Editor: Tendi Mahadi

“Reformasi iklim kebijakan investasi adalah salah satu kunci utama pemerintah dalam meraih target pertumbuhan ekonomi yang tinggi, yang harapannya bisa mencapai 7% itu,” tutur Sri Mulyani. 

Adapun salah satu bentuk komitmen perbaikan iklim kebijakan investasi di Indonesia oleh pemerintah, lanjut dia, ialah melalui rencana penerbitan Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja, UMKM, dan Perpajakan. 

Baca Juga: Ini poin-poin dalam omnibus law perpajakan

“Kami tahu banyak regulasi yang menghambat, setidaknya ada sekitar 72 aturan 9perundang-undangan) mulai dari yang terkait izin membangun, aturan ketenagakerjaan, dan aturan lain yang terkait dengan pemerintahan daerah. Karenanya kita perkenalkan Omnibus Law untuk menciptakan konsistensi dalam menarik investasi,” tandas Sri Mulyani. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×