kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.680.000   -30.000   -1,11%
  • USD/IDR 17.882   6,00   0,03%
  • IDX 6.374   105,97   1,69%
  • KOMPAS100 836   13,50   1,64%
  • LQ45 634   8,05   1,29%
  • ISSI 220   3,58   1,65%
  • IDX30 354   2,96   0,84%
  • IDXHIDIV20 429   0,94   0,22%
  • IDX80 95   1,52   1,62%
  • IDXV30 118   0,42   0,35%
  • IDXQ30 112   0,52   0,46%

Sri Mulyani enggan menerka posisi cadangan devisa hingga akhir tahun


Jumat, 07 Desember 2018 / 20:16 WIB
ILUSTRASI. KUNJUNGAN KERJA MENTERI KEUANGAN


Reporter: Lidya Yuniartha | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank Indonesia (BI) mengumumkan cadangan devisa (cadev) Indonesia hingga akhir November sebesar US$ 117,2 miliar. Posisi ini meningkat dari posisi cadangan devisa di akhir Oktober yang sebesar US$ 115,2 miliar.

Meski sudah menunjukkan peningkatan, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengaku tidak mau menerka-nerka apakah cadangan devisa di bulan ini akan kembali mencatat peningkatan atau tidak.

"Saya tidak mau berspekulasi, kita lihat saja. Yang penting faktor fundamentalnya yang kita perkuat, terutama dari sisi ekspor, impor dan capital inflow," tutur Sri Mulyani, Jumat (7/12).

Menurut Sri Mulyani, perkembangan global pun perlu menjadi perhatian. Apalagi, masih banyak keputusan global yang akan diambil hingga akhir tahun, mulai dari sisi koorporasi maupun dari sisi aturan.

Melihat berbagai dinamika yang akan terjadi, Sri Mulyani menjelaskan pemerintah akan selalu mengambil langkah yang hati-hati. "Kita manfaatkan sentimen positif, tetapi kita juga akan antisipasif pada langkah yang akan datang," tambahnya.

Sementara itu, berdasarkan keterangan Bank Indonesia, peningkatan cadangan devisa pada November ini disebabkan penerimaan devisa migas, penarikan utang luar negeri (ULN) pemerintah, dan penerimaan devisa lainnya yang lebih besar dari kebutuhan devisa untuk pembayaran ULN pemerintah.

Cadangan devisa yang ada saat ini pun setara dengan pembiayaan 6,5 bulan impor atau 6,3 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah. Angka ini juga berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×