kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

Soal ekspor benih lobster, Susi Pudjiastuti: Kenapa kita mesti menghidupi Vietnam?


Kamis, 23 Juli 2020 / 23:50 WIB


Sumber: Kompas.com | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan (KP) Susi Pudjiastuti kembali menyentil kebijakan ekspor benih lobster yang Menteri KP Edhy Prabowo keluarkan. 

Susi mengaku geli bila salah satu alasan izin ekspor benih lobster karena banyak nelayan yang menggantungkan hidupnya menjadi pencari benih. Padahal, sumber daya laut bukan hanya benih lobster. 

"Ya lucu, ya masa di laut itu isinya cuma bibit lobster? Ada bibit karena ada emak lobster. Lobster besar inilah yang ditangkap, jangan bibitnya," kata Susi dalam diskusi daring, Kamis (23/7).

Baca Juga: Terkait eksportir benih lobster, Menteri Edhy: Siapa yang mendaftar, kami terima

Susi menyebutkan, kebijakan ekspor benih lobster merupakan hal yang aneh. Soalnya, hanya Indonesia saja yang mengizinkan ekspor benih lobster. 

Beberapa negara, seperti Australia, Filipina, Kuba, dan Sri Lanka, tidak mengambil benih lobster untuk mereka ekspor. Bahkan, Australia melarang penangkapan lobster dengan jenis kelamin betina agar keberlanjutannya terjaga. 

Itulah mengapa, Susi menganggap lucu bila alasannya karena nelayan tidak punya pekerjaan lain. 

Baca Juga: Edhy Prabowo pastikan perusahaan yang dapat jatah ekspor benih lobster terverifikasi




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×