kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Soal ekspor benih lobster, Susi Pudjiastuti: Kenapa kita mesti menghidupi Vietnam?


Kamis, 23 Juli 2020 / 23:50 WIB


Sumber: Kompas.com | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan (KP) Susi Pudjiastuti kembali menyentil kebijakan ekspor benih lobster yang Menteri KP Edhy Prabowo keluarkan. 

Susi mengaku geli bila salah satu alasan izin ekspor benih lobster karena banyak nelayan yang menggantungkan hidupnya menjadi pencari benih. Padahal, sumber daya laut bukan hanya benih lobster. 

"Ya lucu, ya masa di laut itu isinya cuma bibit lobster? Ada bibit karena ada emak lobster. Lobster besar inilah yang ditangkap, jangan bibitnya," kata Susi dalam diskusi daring, Kamis (23/7).

Baca Juga: Terkait eksportir benih lobster, Menteri Edhy: Siapa yang mendaftar, kami terima

Susi menyebutkan, kebijakan ekspor benih lobster merupakan hal yang aneh. Soalnya, hanya Indonesia saja yang mengizinkan ekspor benih lobster. 

Beberapa negara, seperti Australia, Filipina, Kuba, dan Sri Lanka, tidak mengambil benih lobster untuk mereka ekspor. Bahkan, Australia melarang penangkapan lobster dengan jenis kelamin betina agar keberlanjutannya terjaga. 

Itulah mengapa, Susi menganggap lucu bila alasannya karena nelayan tidak punya pekerjaan lain. 

Baca Juga: Edhy Prabowo pastikan perusahaan yang dapat jatah ekspor benih lobster terverifikasi




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×