kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Setoran pajak masih sulit tumbuh positif tahun ini


Rabu, 22 Juli 2020 / 07:00 WIB


Reporter: Venny Suryanto, Bidara Pink, Rahma Anjaeni | Editor: Adinda Ade Mustami

Berharap pada PPN

Partner Tax Research & Training Services Danny Darusaalam Tax Center (DDTC) Bawono Kristiaji melihat penerimaan pajak belum sepenuhnya bisa pulih kuartal III-2020. "Di saat ekonomi melambat, penerimaan pajak juga turut melambat," ujar Bawono, Selasa (21/7). 

Proyeksi mempertimbangkan turunnya harga komoditas yang membuat kinerja sektor pertambangan dan penerimaan negara bukan pajak (PNBP) sumber daya alam (SDA) menurun. 

Tak hanya itu, terganggunya daya beli dan aktivitas konsumsi masyarakat yang menyebabkan pajak pertambahan nilai (PPN) dalam negeri turut melemah. Sementara aktivitas perdagangan internasional, menyebabkan melemahnya penerimaan pajak dalam rangka impor dan kepabeanan. 

Selain itu, pergerakan penerimaan pajak juga akan dipengaruhi oleh durasi pemberian insentif pajak oleh pemerintah. Meskipun  demikian, penerimaan pajak akan sangat tergantung pada kondisi perekonomian. Jika kondisi perekonomian mulai membaik, maka penerimaan pajak pun tak menutup kemungkinan akan tumbuh positif. 

"Penerimaan pajak yang dapat diandalkan untuk recover lebih cepat adalah PPN," tambah Bawono.

Namun, sepanjang tahun ini, DDTC masih memperkirakan penerimaan pajak masih akan mengalami penurunan, bahkan cukup dalam sebesar 10,87% sampai 14% yoy. 

Ketua Bidang Ekonomi dan Keuangan Badan Pengurus Pusat (BPP) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Ajib Hamdani optimistis, dengan mulai bergeraknya roda perekonomian, pajak bisa tumbuh positif. Untuk itu, pemerintah pun perlu menjaga pergerakan ekonomi semester kedua tahun ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×