kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   -25.000   -0,89%
  • USD/IDR 17.847   -12,00   -0,07%
  • IDX 6.195   68,05   1,11%
  • KOMPAS100 824   16,97   2,10%
  • LQ45 619   8,11   1,33%
  • ISSI 215   -1,05   -0,49%
  • IDX30 350   2,03   0,58%
  • IDXHIDIV20 428   1,77   0,41%
  • IDX80 94   1,01   1,10%
  • IDXV30 118   -0,67   -0,56%
  • IDXQ30 112   0,74   0,66%

Setahun Pemerintahan Prabowo, Penempatan Pekerja Migran Capai 276.117 Orang


Selasa, 28 Oktober 2025 / 18:43 WIB
Setahun Pemerintahan Prabowo, Penempatan Pekerja Migran Capai 276.117 Orang
ILUSTRASI. Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin mengatakan, pemerintah telah berhasil menempatkan 276.000 lebih tenaga kerja ke berbagai negara.


Reporter: Arif Ferdianto | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) melaporkan capaian penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) di satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Total penempatan PMI yang tercatat mencapai ratusan ribu orang.

Menteri P2MI Mukhtarudin mengatakan, pemerintah telah berhasil menempatkan 276.000 lebih tenaga kerja ke berbagai negara. Angka ini menjadi bukti komitmen pemerintah dalam membuka lapangan kerja dan meningkatkan remitansi.

"Terkait pencapaian penempatan (PMI) dapat kami laporkan bahwa kita sudah menempatkan tenaga kerja di seluruh dunia, ya ini ada angkanya 276.000 sekian. Yang sudah kita tempatkan," ujar Mukhtarudin di Jakarta, Senin (27/10/2025).

Baca Juga: Cak Imin Sebut Kamboja Bukan Tempat yang Aman untuk Pekerja Migran

Berdasarkan data yang ditampilkan Mukhtarudin angka pasti jumlah penempatan tersebut mencapai 276.117 PMI sepanjang 20 Oktober 2025 hingga 20 Oktober 2025.

Mukhtarudin menyebutkan, pekerja tersebut didominasi pada layanan penempatan skema private to private (P2P). Di mana skema ini menyumbang angka penempatan terbesar, yakni mencapai 181.052 PMI.

Dia bilang, penempatan PMI ini terbesar berada di lima negara di antaranya, Hongkong sebanyak 85.632 orang, Taiwan 64.687 orang, Malaysia 53.157 orang, Jepang 17.798 orang dan Singapura 14.090 orang,

Selain itu, dalam paparannya dijelaskan pula bahwa terdapat lima posisi PMI paling banyak di antaranya, pembantu rumah tangga (House Maid) sebanyak 86.170 orang, pengasuh (caregiver) sebanyak 39.194 orang.

Berikutnya, pekerja kebun (plantation worker) sebanyak 28.059 orang, pekerja (worker) sebanyak 17.730 orang dan pekerja rumah tangga (domestic worker) sebanyak 13.436 orang.

Selain itu, asal PMI paling banyak berasal dari Jawa Timur mencapai 65.698 orang, Jawa Barat sebanyak 58.077 orang, Jawa Tengah 56.450 orang, Nusa Tenggara 35.701, Lampung 21.061 orang, Bali 9.521 orang, Sulawesi Selatan 6.348 orang, Banten 3.300 orang dan Sumatera Utara 3.119 orang.

Baca Juga: Kemenko PM Gandeng OMS Buat Aturan Pelindungan PMI

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×