kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45963,73   -4,04   -0.42%
  • EMAS1.310.000 -1,06%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Sesuai Pola Musiman, Kenaikan Inflasi Mungkin Terjadi Jelang Periode Ramadan


Kamis, 01 Februari 2024 / 19:12 WIB
Sesuai Pola Musiman, Kenaikan Inflasi Mungkin Terjadi Jelang Periode Ramadan
ILUSTRASI. Indonesia akan mulai memasuki bulan Ramadan pada Maret 2024, dan akan merayakan Hari Raya Idul Fitri pada April 2024. KONTAN/Cheppy A. Muchlis/31/01/2024


Reporter: Bidara Pink | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indonesia akan mulai memasuki bulan Ramadan pada Maret 2024, dan akan merayakan Hari Raya Idul Fitri pada April 2024. 

Sesuai pola musiman, Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan, ada potensi peningkatan tingkat inflasi jelang Ramadan. 

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti mengatakan, tren peningkatan inflasi biasanya akan terjadi beberapa bulan jelang Ramadan. 

“Sesuai pola musiman, inflasi efek Ramadan biasanya akan terasa minimal dua bulan, sebelum masuk masa Ramadan,” ujar Amalia saat menjawab pertanyaan Kontan.co.id, Kamis (1/2) di Jakarta. 

Baca Juga: Waspada! Inflasi Berpotensi Mendaki Jelang Bulan Ramadan

Namun, Amalia memberi catatan kalau tetap saja inflasi akan sangat bergantung pada seberapa besar kenaikan harga yang akan dirasakan oleh konsumen. 

Dalam artian, ini akan bergantung dengan pasokan, baik itu komoditas pangan maupun industri pengolahan, juga akan bergantung dengan faktor distribusi. 

“Dengan demikian, itu merupakan faktor-faktor yang akan mempengaruhi kenaikan harga yang diterima konsumen jelang Ramadan dan Idul Fitri,” tandasnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Negosiasi & Mediasi Penagihan yang Efektif Guna Menangani Kredit / Piutang Macet Using Psychology-Based Sales Tactic to Increase Omzet

[X]
×