kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Sepucuk surat buat Pak Camat menggelincirkan karier Andi Taufan dari istana negara


Jumat, 24 April 2020 / 19:14 WIB
ILUSTRASI. Andi Taufan Garuda Putra, Staf Khusus Presiden RI dan CEO Amartha.


Reporter: Syamsul Ashar | Editor: Syamsul Azhar

KONTAN.CO.ID -  Berada di lingkungan ring satu istana kepresidenan, mungkin sebelumnya tak pernah dibayangkan oleh sosok Andi Taufan Garuda Putra.

Sebagai anak muda mungkin di tidak sadar bahwa semua perilaku di ring satu istana akan menjadi perhatian seluruh umat manusia di negeri ini. 

Termasuk saat Andi membuat sepucuk  surat pada 1 April 2020 yang ia tujukan kepada camat di seluruh Indonesia dengan menggunakan kop resmi Sekretartiat Kabinet Republik Indonesia.

Baca Juga: Ponpes Al Fatah Temboro, klaster baru virus corona dari lereng Gunung Lawu
 
Surat bernomor 003/S-SKP-ATGP/IV/2020 dengan sifat penting berisi perihal Kerjasama Sebagai Relawan Desa Lawan Covid-19.

Di surat itu ia membawa-bawa PT Amarhta Mikro Fintek (Amartha) untuk berpartisipasi di program Kementerian Desa Pembangunan daerah tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia. 

Baca Juga: Ini tiga jurus ditjen pajak kejar setoran penerimaan pajak sampai akhir tahun

Amarhta adalah startup yang di rintis Andi ini jauh hari sebelum menjadi staf khusus presiden Joko Widodo .Startup tersebut berpartisipasi program Relawan Desa Lawan Covid-19 di Pulau Jawa, Sulawesi dan Sumatra.

Komitmen Amartha berupa pertama edukasi Covid-19, dengan ikut menyosialisasikan kepada masyarakat terhadap desa Mitra Amartha.

SELANJUTNYA>>>




TERBARU

[X]
×