kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.789.000   25.000   0,90%
  • USD/IDR 17.729   44,00   0,25%
  • IDX 6.357   -242,36   -3,67%
  • KOMPAS100 842   -32,30   -3,69%
  • LQ45 635   -16,38   -2,52%
  • ISSI 227   -10,86   -4,56%
  • IDX30 362   -7,21   -1,95%
  • IDXHIDIV20 449   -6,68   -1,47%
  • IDX80 97   -3,25   -3,25%
  • IDXV30 125   -3,52   -2,74%
  • IDXQ30 117   -1,56   -1,32%

Sepanjang 2019, perkara PKPU dan Kepailitan meningkat


Rabu, 25 Desember 2019 / 12:26 WIB
ILUSTRASI.   Ilustrasi : Hukum, Kriminalitas, Pengadilan, palu hakim di pengadilan, hukum, keputusan, putus, keadilan


Reporter: Vendi Yhulia Susanto | Editor: Yudho Winarto

Mengingat pada 2020 dikhawatirkan akan terjadi perlambatan ekonomi (resesi). "Pasti banyak utang yang jatuh tempo. Makanya amandemen itu sangat penting," kata Teddy.

Ia menilai, sebelum adanya revisi UU tersebut, proses penanganan perkara PKPU dan kepailitan akan tetap lama dan mahal.

"Tujuan dari amandemen kan untuk mempercepat dan murah. Masak orang mau nagih utang, tapi malah rugi," ujar Teddy.

Grafik PKPU dan Kepailitan tahun 2019

Pengadilan Niaga        PKPU      Kepailitan

Medan                              32                8

Semarang                        31                24

Surabaya                          77                30

Makassar                           8                  3

Jakarta Pusat                 277               59

Jumlah                            425               124

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×