kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Sepanjang 2019, perkara PKPU dan Kepailitan meningkat


Rabu, 25 Desember 2019 / 12:26 WIB
ILUSTRASI.   Ilustrasi : Hukum, Kriminalitas, Pengadilan, palu hakim di pengadilan, hukum, keputusan, putus, keadilan


Reporter: Vendi Yhulia Susanto | Editor: Yudho Winarto

Mengingat pada 2020 dikhawatirkan akan terjadi perlambatan ekonomi (resesi). "Pasti banyak utang yang jatuh tempo. Makanya amandemen itu sangat penting," kata Teddy.

Ia menilai, sebelum adanya revisi UU tersebut, proses penanganan perkara PKPU dan kepailitan akan tetap lama dan mahal.

"Tujuan dari amandemen kan untuk mempercepat dan murah. Masak orang mau nagih utang, tapi malah rugi," ujar Teddy.

Grafik PKPU dan Kepailitan tahun 2019

Pengadilan Niaga        PKPU      Kepailitan

Medan                              32                8

Semarang                        31                24

Surabaya                          77                30

Makassar                           8                  3

Jakarta Pusat                 277               59

Jumlah                            425               124

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×