kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Sensus sapi dan kerbau digelar Juni mendatang


Kamis, 05 Mei 2011 / 16:55 WIB
Sensus sapi dan kerbau digelar Juni mendatang
ILUSTRASI. Vivo Y30 jadi salah satu seri mid-range unggulan dari Vivo. Saat ini harga Vivo Y30 dibanderol Rp 2.799.000 saja.


Reporter: Hans Henricus | Editor: Edy Can

JAKARTA. Pemerintah akan menggelar sensus sapi dan kerbau pada Juni mendatang. Menteri Pertanian Suswono mengaku sudah mengirimkan surat edaran kepada seluruh gubernur dan bupati/walikota di seluruh Indonesia.

Dia berharap, kepala daerah mendukung program penghitungan sapi dan kerbau ini. Cuma, Suswono belum bisa memastikan kapan tanggal pasti program itu bergulir."Pokoknya, pelaksanaanya serentak di seluruh Indonesia," kata Suswono, Kamis (5/5).

Kementerian Pertanian akan menggandeng Badan Pusat Statistik (BPS) untuk menggelar sensus itu. Sebelumnya, pada Maret lalu, Kementerian Pertanian telah meneken kesepakatan kerjasama dengan BPS.

Adapun sensus itu untuk mengetahui jumlah ternak sapi dan kerbau di seluruh Indonesia. Selain itu, mengacu pada data sensus inilah bisa diketahui Indonesia akan swasembada daging tahun 2014 nanti.

Suswono menjelaskan selama ini laporan jumlah hewan ternak sapi dan kerbau sebanyak 12,6 juta. Cuma, data itu tidak mengalami perubahan dari tahun ke tahun.

Menurutnya, jumlah hewan ternak yang ideal adalah 10% dari total jumlah penduduk. Artinya, jumlah hewan ternak di Indonesia minimal 20 juta ekor lantaran total penduduk saat ini mencapai 237 juta orang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×