kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.673.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.933   41,00   0,23%
  • IDX 6.101   -15,36   -0,25%
  • KOMPAS100 796   1,04   0,13%
  • LQ45 598   -0,77   -0,13%
  • ISSI 212   -1,29   -0,61%
  • IDX30 338   -0,72   -0,21%
  • IDXHIDIV20 413   -2,81   -0,68%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 111   -0,72   -0,65%
  • IDXQ30 108   -0,25   -0,23%

BPS yakin jumlah penduduk kurang dari 238 juta jiwa


Jumat, 13 Agustus 2010 / 10:24 WIB


Reporter: Irma Yani | Editor: Edy Can

JAKARTA. Badan Pusat Statistik berencana merilis data jumlah penduduk pada 16 Agustus mendatang. Diperkirakan jumlah penduduk tidak akan lebih dari 238 juta orang.

Kepala BPS Rusman Heriawan mengatakan perhitungan hasil sensus penduduk 2010 tersebut masih dilakukan. Dia mengungkapkan jumlah penduduk Indonesia sudah melewati angka 237 juta. "Tetapi tidak akan tembus 238 juta," ucapnya.

Dari hasil perhitungan sementara, Rusman menyatakan jumlah laki-laki masih terbanyak dibandingkan jumlah perempuan. Sebagai contoh dia menjelaskan di Kalimantan Timur. Menurutnya, jumlah lelaki di provinsi tersebut lebih banyak dibandingkan perempuan karena lapangan pekerjaan yang besar di pertambangan.

Namun, ada juga daerah yang mempunyai jumlah perempuan lebih banyak daripada laki-laki. Contohnya di Sumatera Barat. "Sebabnya karena laki-laki banyak yang merantau," ujarnya.

Sebelumnya, BPS telah melakukan sensus dan telah berakhir pada 30 Juni lalu. Rusman mengatakan cacah jiwa tersebut sudah selesai seluruhnya sehingga pihaknya tidak memerlukan perpanjangan waktu.

Dikatakannya, beberapa waktu lalu sisa data yang harus dikumpulkan justru sebagian besar menunggu dari penghuni apartemen di Jakarta. Untuk itu dia mengharapkan ada kesadaran dari penghuni apartemen yang selama ini jadi sorotan guna mengisi formulir yang disediakan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×