kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.818.000   -42.000   -1,47%
  • USD/IDR 17.143   29,00   0,17%
  • IDX 7.476   17,12   0,23%
  • KOMPAS100 1.033   3,44   0,33%
  • LQ45 745   -1,75   -0,23%
  • ISSI 269   0,64   0,24%
  • IDX30 400   -0,26   -0,06%
  • IDXHIDIV20 488   -2,61   -0,53%
  • IDX80 115   0,05   0,05%
  • IDXV30 135   -0,21   -0,15%
  • IDXQ30 129   -0,88   -0,68%

Seluruh isi SMS tanggungjawab pemerintah


Senin, 17 Juni 2013 / 12:49 WIB
ILUSTRASI. Seorang wanita memindai kode check-in QR di pusat pengujian penyakit virus corona (COVID-19). REUTERS/Sandra Sanders


Reporter: Oginawa R Prayogo | Editor: Dikky Setiawan


JAKARTA. Juru Bicara Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo), Gatot Dewa Broto, memastikan bahwa seluruh isi short message service (sms) yang akan dikirimkan para operator telepon seluler terkait kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi adalah tanggungjawab tim sosialiasi yang diketuai oleh Boediono, Wakil Presiden.

Dia bilang, jika ada yang keberatan dengan isi sms tersebut jangan disampaikan ke pihak perusahaan operator ponsel tersebut. "Isi sms itu tanggung jawab pemerintah. Jadi, kalau mau demonstrasi, jangan di kantor operator ponselnya," ujar Gatot kepada wartawan di Kementerian ESDM, Senin (17/6). Untuk pengaduan, pelanggan bisa mengirim sms dengan mengetik BBM (spasi) isi pesan kirim ke 1708.

Adapun isi sms sosialiasi harga BBM yang akan dikirimkan adalah sebagai berikut: "Subsidi BBM tidak tepat sasaran, lebih banyak dinikmati orang kaya, dan hanya menciptakan ketidakadilan!!!. Sms sosialisasi BBM dikirim mulai Senin 17 Juni 2013 hingga dua pekan ke depan.

Sebagai informasi, Kemkominfo yang tergabung dalam tim sosialisasi penyesuaian subsidi BBM menggandeng 10 operator ponsel untuk mengirim pesan singkat ke seluruh pengguna ponsel di Indonesia. Sepuluh  operator ponsel tersebut adalah Telkom, Telkomsel, Smartfren, Smarttelkom, Axis, Sti, Indosat, XL, Esia, dan 3 (three).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×