kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.639.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 17.676   -107,00   -0,60%
  • IDX 6.668   72,11   1,09%
  • KOMPAS100 872   13,18   1,53%
  • LQ45 663   10,90   1,67%
  • ISSI 232   2,15   0,94%
  • IDX30 371   5,78   1,58%
  • IDXHIDIV20 459   8,65   1,92%
  • IDX80 100   1,57   1,60%
  • IDXV30 127   2,77   2,24%
  • IDXQ30 119   2,33   2,00%

Selamatkan Uang Negara Rp 31,3 Triliun, Prabowo: Bisa Bangun 34.000 Sekolah


Jumat, 10 April 2026 / 17:59 WIB
Selamatkan Uang Negara Rp 31,3 Triliun, Prabowo: Bisa Bangun 34.000 Sekolah
ILUSTRASI. Presiden Prabowo Subianto (KONTAN/BPMI Setpres)


Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan penyelamatan uang negara mencapai Rp 31,3 triliun dalam 1,5 tahun pemerintahannya. 

Prabowo bilang uang ini didapatkan dari hasil kerja Satuan Tugas (Satgas) Penertiban Kawasan Hutan (PKH) sejak dibentuk pada awal tahun 2025 lalu. 

"Pada Oktober lalu kita berhasil selamatkan Rp 13,3 triliun dalam tindak pidana korupsi pemberian fasilitas ekspor crude palm oil dan turunannya, Selang dua bulan kemudian pada Desember 2025 kita kembali berhasil selamatkan Rp 6,6 Triliun dan hari ini 10 April kita berhasil menyelamatkan Rp11.420 Triliun. Dengan demikian total uang tunai yang berhasil kita selamatkan sampai hari ini adalah Rp 31.3 Triliun," kata Prabowo di Kantor Kejaksaan Agung, Jumat (10/4/2026). 

Baca Juga: Aturan Baru Restitusi Pajak Disiapkan, Dunia Usaha Soroti Risiko Ketidakpastian

Menurut Prabowo, uang yang berhasil diselamatkan ini bisa digunakan untuk memperbaiki 34 ribu sekolah-sekolah di seluruh Indonesia. 

Prabowo mencatat, sepanjang tahun 2025, pemerintah baru berhasil memperbaiki 17 ribu sekolah menggunakan anggaran negara. Jumlah ini masih jauh dari target pemerintah yang ingin merenovasi seluruh sekolah di tanah air. 

Prabowo juga mengatakan bahwa uang ini bisa membantu renovasi rumah untuk 2 juta masyarakat berpenghasilan rendah. 

"Bayangkan kalau tidak kita selamatkan, kalau tidak Satgas PKH bekerja dengan baik uang ini hilang, uang ini tidak bisa dimanfaatkan oleh warga negara oleh rakyat kita," lanjut Prabowo. 

Sebelumnya, Kejaksaan Agung (Kejagung) resmi menyerahkan uang senilai Rp 11,4 triliun hasil denda administratif dan penyelamatan keuangan negara serta penguasaan kembali kawasan hutan tahap VI kepada negara, pada Jumat (10/4/2026). 

Baca Juga: Pengamat: Restitusi Pajak Hak Wajib Pajak, Jangan Dipersulit

Penyerahan uang tersebut disaksikan langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto dan Jajaran Menteri Kabinet Merah Putih. 

"Adapun jumlah penyerahan uang tersebut senilai total Rp 11.420.104.815.858 yang masuk ke kas negara,” ujar Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin, Jumat. 

Jumlah tersebut terdiri atas denda administratif di bidang kehutanan sebesar Rp 7,2 triliun Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari penanganan tindak pidana korupsi Kejaksaan RI sebesar Rp 1,9 triliun, setoran pajak periode Januari–April 2026 sebesar Rp 967 miliar, setoran pajak PT Agrinas Palma Nusantara per 28 Februari 2026 sebesar Rp 108 miliar, serta PNBP dari denda lingkungan hidup sebesar Rp 1,1 triliun. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×