kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.526   26,00   0,15%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Jemaah Haji Gelombang II Diimbau Kenakan Ihram Lengkap Sejak di Embarkasi


Jumat, 08 Mei 2026 / 15:48 WIB
Jemaah Haji Gelombang II Diimbau Kenakan Ihram Lengkap Sejak di Embarkasi
ILUSTRASI. Kedatangan jemaah gelombang II di Jeddah disorot. Petugas PPIH siapkan pendampingan khusus agar ibadah haji berjalan sesuai syariat. (ANTARA FOTO/Citro Atmoko)


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID – MADINAH. Pemberangkatan jemaah haji Indonesia gelombang II resmi dimulai. Sebanyak sembilan kelompok terbang (kloter) dengan total 3.459 jemaah dan 36 petugas telah tiba di Arab Saudi melalui Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah.

Kedatangan jemaah haji gelombang II ini menjadi awal pelaksanaan fase pemberangkatan langsung menuju Makkah setelah sebelumnya mendarat di Madinah pada gelombang pertama. Pemerintah pun kembali mengingatkan pentingnya kepatuhan terhadap ketentuan penggunaan pakaian ihram sejak keberangkatan dari embarkasi di tanah air.

Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah, Maria Assegaff, mengungkapkan bahwa Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 2026 masih menemukan sejumlah jemaah yang mengenakan pakaian ihram namun belum sesuai ketentuan syariat.

Baca Juga: Kemenhaj Catat, Total Jemaah Haji Wafat Capai 16 Orang

“Dalam proses kedatangan tersebut, masih ditemukan ternyata ada sejumlah jemaah yang mengenakan pakaian ihrom, namun masih mengenakan pakaian dalam, kemudian sepatu, serta belum berniat ihram saat tiba di Bandara Jeddah,” tutur Maria dalam konferensi pers, Jumat (8/5/2026).

Menurut Maria, kondisi tersebut langsung ditangani oleh petugas PPIH Arab Saudi dengan memberikan pendampingan kepada para jemaah. Petugas meminta jemaah untuk menyesuaikan penggunaan pakaian ihram sesuai aturan, termasuk melepas pakaian dalam dan sepatu yang tidak diperbolehkan selama ihram.

Selain itu, PPIH juga telah menyediakan sandal khusus bagi jemaah yang masih menggunakan alas kaki yang tidak sesuai ketentuan ihram saat tiba di Bandara Jeddah.

Pemerintah juga meminta para Ketua Kloter di embarkasi agar lebih aktif memberikan edukasi kepada jemaah sebelum keberangkatan. Sosialisasi tersebut mencakup tata cara penggunaan pakaian ihram, penggunaan sandal, hingga panduan pelaksanaan niat ihram yang benar.

Baca Juga: Kemenhaj: 110.848 Jemaah Haji Sudah Diberangkatkan ke Arab Saudi

Tak hanya itu, pembimbing ibadah di setiap kloter diharapkan dapat memberikan arahan langsung kepada jemaah terkait proses niat ihram sejak awal perjalanan. Langkah ini dinilai penting agar seluruh rangkaian ibadah haji dapat dipahami dan dijalankan dengan baik oleh para jemaah.

“Jadi kami kembali mengingatkan kepada jemaah haji gelombang II agar dapat mengenakan pakaian ikhrom sejak dari embarkasi untuk nantinya bisa mempermudah proses keberangkatan dari Bandara Jeddah menuju ke Makkah,” tandasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Apa dampak bagi saya, jika saya...

Tag


TERBARU

[X]
×