kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

SBY tegaskan komitmen pemberantasan korupsi


Senin, 16 Agustus 2010 / 11:26 WIB


Reporter: Lamgiat Siringoringo | Editor: Edy Can

JAKARTA. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menegaskan agenda pemberantasan korupsi dan mafia hukum masih menjadi prioritas dalam masa pemerintahannya. Dalam pidato kenegaraannya, Presiden menekankan pentingnya penegakan hukum di Indonesia tanpa ada diskriminasi atau ketimpangan keadilan.

"Kita semua berkepentingan untuk menghentikan segala bentuk korupsi dari lingkungan birokrasi negara," ujar SBY di gedung DPR, Senin (16/8).

Menurutnya, gerakan pemberantasan mafia hukum akan terus dilakukan dengan mengikutsertakan pembenahan pranata hukum. "Selaku presiden, saya juga memastikan pemberantasan korupsi tetap menjadi prioritas dan efektivitasnya mesti semakin ditingkatkan," sambungnya.

Hasil survei yang dilakukan Political & Economic Risk Consultancy (PERC) yang berbasis di Hongkong menunjukkan Indonesia sebagai negara paling korup di Asia Pasifik. Indonesia mencetak nilai 9,07 dari angka 10 sebagai negara paling korup yang disurvei pada 2010. Nilai tersebut naik dari tahun lalu yang poinnya 7,69.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×