kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   -18.000   -0,67%
  • USD/IDR 17.973   81,00   0,45%
  • IDX 5.884   -217,45   -3,56%
  • KOMPAS100 764   -32,00   -4,02%
  • LQ45 578   -20,26   -3,39%
  • ISSI 203   -8,31   -3,92%
  • IDX30 327   -10,75   -3,18%
  • IDXHIDIV20 402   -10,48   -2,54%
  • IDX80 87   -3,59   -3,99%
  • IDXV30 109   -2,27   -2,04%
  • IDXQ30 105   -2,81   -2,60%

SBY tegaskan komitmen pemberantasan korupsi


Senin, 16 Agustus 2010 / 11:26 WIB


Reporter: Lamgiat Siringoringo | Editor: Edy Can

JAKARTA. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menegaskan agenda pemberantasan korupsi dan mafia hukum masih menjadi prioritas dalam masa pemerintahannya. Dalam pidato kenegaraannya, Presiden menekankan pentingnya penegakan hukum di Indonesia tanpa ada diskriminasi atau ketimpangan keadilan.

"Kita semua berkepentingan untuk menghentikan segala bentuk korupsi dari lingkungan birokrasi negara," ujar SBY di gedung DPR, Senin (16/8).

Menurutnya, gerakan pemberantasan mafia hukum akan terus dilakukan dengan mengikutsertakan pembenahan pranata hukum. "Selaku presiden, saya juga memastikan pemberantasan korupsi tetap menjadi prioritas dan efektivitasnya mesti semakin ditingkatkan," sambungnya.

Hasil survei yang dilakukan Political & Economic Risk Consultancy (PERC) yang berbasis di Hongkong menunjukkan Indonesia sebagai negara paling korup di Asia Pasifik. Indonesia mencetak nilai 9,07 dari angka 10 sebagai negara paling korup yang disurvei pada 2010. Nilai tersebut naik dari tahun lalu yang poinnya 7,69.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×