CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

SBY: OJK menjamin sistem keuangan lebih sehat


Senin, 02 Januari 2012 / 16:34 WIB
ILUSTRASI. Kapal tongkang pengangkut batubara. ANTARA FOTO/Makna Zaezar/wsj.


Reporter: Yudho Winarto |

JAKARTA. Munculnya Undang-Undang Otoritas Jasa Keuangan (UU OJK) masih menyisakan perdebatan. Namun, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memiliki pandangan sendiri mengenai munculnya UU yang diikuti kehadiran lembaga ini.

SBY melihat OJK bisa menjadi sarana untuk membuat sistem keuangan menjadi lebih baik. Lembaga baru yang bakal mengawasi dana ribuan triliun ini diyakini akan memastikan sistem tatanan dan keadaan keuangan betul-betul sehat. "Dalam arti tidak begitu saja menimbulkan kerawanan yang memicu krisis baru," katanya.

Oleh sebab itu, SBY meminta supaya semua pihak termasuk Bank Indonesia (BI) dan DPR terbuka menerima pandangan terkait pembentukan OJK ini. "BI dan DPR terbuka akan pikiran pandangan yang logis dan realistis dari rakyat termasuk dari mereka yang ahli dan menekuni bidang ini," ujarnya.

Menteri Keuangan Agus Martowardojo memastikan OJK sudah berfungsi pada tahun 2012 nanti. "Kalau ada regulasi yang tidak selaras akan kami selaraskan," janjinya.

Sejauh ini, pemerintah tengah menyiapkan Keputusan Presiden (Keppres) untuk membentuk panitia seleksi Dewan Komisioner OJK. Rencananya, pada Januari ini pansel sudah terbentuk.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×