kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

SBY minta krisis Selat Hormuz segera diakhiri


Selasa, 20 Maret 2012 / 16:06 WIB
SBY minta krisis Selat Hormuz segera diakhiri
ILUSTRASI. Jelajahi trak XC favorit, harga sepeda gunung United Clovis dipatok Rp 8 jutaan


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Test Test

BOGOR. Indonesia meminta warga dunia untuk mengambil bagian untuk segera mengakhiri krisis di Selat Hormuz. Pasalnya, krisis ini membawa dampak pada seluruh dunia.

"Jangan sampai terjadi perang terbuka di wilayah itu yang mengakibatkan selat harus ditutup. Hal ini akan berdampak pada negara-negara lain, utamanya terkait dengan harga minyak," ujar Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, seusai pertemuan bilateral dengan Sekjen PBB Ban Ki-moon di Istana Bogor, Selasa (20/3).

SBY pun meminta negara-negara yang terkait krisis Selat Hormuz seperti Iran, Amerika Serikat, dan Uni Eropa mengambil langkah konkrit mengakhiri ketegangan. Situasi saat ini yang menimbulkan dampak pada harga minyak dunia yang terus meroket, membuat negara-negara lain kesusahan. "Jangan sampai dampaknya kemana-mana dan mengganggu stabilitas dan perdamaian dunia," tegasnya.

Setali tiga uang, Sekjen PBB Ban Ki-moon berharap krisis Selat Hormuz segera diselesaikan. "Eskalasi Selat Hormuz harus diselesaikan dengan cara damai," tandasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×