kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

SBY mendukung pengelolaan bansos oleh Kemensos


Selasa, 01 April 2014 / 09:39 WIB
ILUSTRASI. Perusahaan induk Facebook, berencana untuk memulai pemutusan hubungan kerja (PHK) skala besar-besaran pada minggu ini. REUTERS/Dado Ruvic


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Presiden Susilo Bmbang Yudhoyono mengaku telah menerima surat rekomendasi dari Komisi Pemberantaasan Korupsi (KPK) mengenai penggunaan dana bantuan sosial (bansos). SBY menerima surat rekomendasi tersebut Jumat pekan lalu.

Dalam rekomendasi itu, KPK menyarankan pengelolaan anggaran bansos dilakukan oleh Kementerian Sosial, tidak disebar melalui sejumlah Kementerian. KPK juga dalam surat itu melampirkan kajian, mengenai dana bantuan sosial sejak tahun 2012. Hasilnya ada peningkatan dana bansos setiap tahun yang rawan diselewengkan.

Nah, menindak lanjuti surat tersebut, SBY membahasnya dalam sidang kabinet paripurna hari ini, Selasa (1/4). "Saya setuju dan mendukung (rekomendasi KPK), nanti saya akan sampaikan respon pemerintah," ujar SBY, dalam sambutan sidang kabinet paripurna di kantornya.

SBY juga bilang rekomendasi KPK cukup bagus, apalagi menyangkut keuangan pejabat negara hingga bupati dan wali kota. Apalagi saat ini sedang dalam suasana pemilu. Oleh karena itu, alokasi dan penyaluran harus dipastikan tertib dan tidak ada kesalahan.

Dalam rapat tersebut, presiden juga akan meminta penjelasan dari Menteri Keuangan (Menkeu) dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×