kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

SBMI pesimistis parpol perjuangkan nasib buruh


Kamis, 01 Mei 2014 / 13:33 WIB
ILUSTRASI. 4 Cara Menghapus Kontak di iPhone via Browser hingga iCloud. REUTERS/Edgar Su


Sumber: TribunNews.com | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Organisasi buruh merasa pesimistis terhadap perjuangan partai politik dalam memperjuangkan nasib kaum mereka. Menurutnya, tidak ada partai yang konsisten memperjuangkan nasib buruh.

"Selama ini tidak ada, kalaupun ada mereka hanya janji kosong, tidak ada partai yang komitmen dalam memperjuangkan kaum buruh," ujar Anis, Koordinator Lapangan Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI), di jakarta, Kamis (1/5).

Perjuangan partai politik pun selama ini hanya melihat pertumbuhan ekonomi semata. Bagaimana mendapatkan investasi, devisa dan menaikan pendapatan APBN. Buruh tidak diperjuangkan sebagai bagian dari rantai ekonomi.

"Selama ini kami tidak mendapatkan perlindungan, padahal buruh Migran itu penarik devisa bagi negara ini. Pemerintah juga belum menangai berbagai persoalan yang menimpa para buruh di dalam negeri," katanya.

Ia pun menilai kinerja pemerintahan SBY-Boediono dalam memperjuangkan kaum buruh sebagai hal yang palsu. Selama ini pemerintah tidak pernah memperjuangkan kaum buruh.

"Selama ini tidak ada aksinya, kami membutuhkan kejelasan dari pemerintah, perlindungan buruh di luar negeri masih lemah," katanya. (Arif Wicaksono)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×